Puluhan Ribu Korek Merek Tokai Palsu Dimusnahkan

Semarang, Obsessionnews - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jawa Tengah memusnahkan ratusan buah korek api Tokai palsu berbagai jenis yang disita dari seorang terlapor berinisial TBI, Rabu (11/5/2016). Pemusnahan dilakukan di belakang toko Energy, di wilayah Tembalang. Pemusnahan menggunakan bulldozer mini guna menggilas ratusan korek api diatas papan sepanjang 5 meter. Letupan-letupan kecil terdengar saat korek api itu dihancurkan. Kasubdit I Industri Perdagangan dan Investasi Ditreskrimsus Polda Jateng, AKBP Juli Agung Pramono mengatakan, setelah menerima aduan dari pelapor, pihaknya lalu melakukan penyelidikan dan menggeledah kantor dan gudang terlapor pada 4 Desember 2015. "Dari situ kami menemukan dan menyita 62.500 buah korek api merek Tokai palsu. Kantor TBI berada di Perum Kencana Mukti, Jalan Flamboyan, Semarang, " kata dia dalam gelar perkara. Dikatakan, TBI menyuplai korek-korek palsu dari negara Cina. Ia menggunakan jalur laut saat mengimpor korek tersebut. Caranya, dengan membungkus kardus korek dengan kardus lain sehingga bisa dimanipulasi. "Pengakuannya baru 1 tahun melakukan aksi ini. Dia mengaku beroperasi di pelabuhan," paparnya.
Namun, masalah ini diselesaikan dengan musyawarah. Terlapor sendiri sukarela menyerahkan semua korek tersebut untuk dimusnahkan petugas. Peredaran korek ini diduga sudah menjalar di seluruh Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. "Ini yang dimusnahkan sebagian sebagai simbolis," kata dia Meski belum menghitung kerugian materiil, Manager Marketing PT Tokai Dharma Indonesia, Muhammad Rosyid mengatakan bahwa adanya korek api palsu ini membuat perusahaan merugi secara imateriil. "Kan dar segi nama baik perusahaan juga tercemar. Korek api palsu sering ngadat dan gampang meledak. Kalau ada apa-apa, kan bahaya," ujarnya. Pihaknya pun sangat mengapresiasi kinerja kepolisian yang dapat mengungkap kasus ini dalam waktu relatif singkat. Ia berharap, kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan. (Yusuf IH)
Namun, masalah ini diselesaikan dengan musyawarah. Terlapor sendiri sukarela menyerahkan semua korek tersebut untuk dimusnahkan petugas. Peredaran korek ini diduga sudah menjalar di seluruh Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. "Ini yang dimusnahkan sebagian sebagai simbolis," kata dia Meski belum menghitung kerugian materiil, Manager Marketing PT Tokai Dharma Indonesia, Muhammad Rosyid mengatakan bahwa adanya korek api palsu ini membuat perusahaan merugi secara imateriil. "Kan dar segi nama baik perusahaan juga tercemar. Korek api palsu sering ngadat dan gampang meledak. Kalau ada apa-apa, kan bahaya," ujarnya. Pihaknya pun sangat mengapresiasi kinerja kepolisian yang dapat mengungkap kasus ini dalam waktu relatif singkat. Ia berharap, kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan. (Yusuf IH) 




























