‘Money Politics’ Jatuhkan Marwah Golkar

‘Money Politics’ Jatuhkan Marwah Golkar
Jakarta, Obsessionnews – Mahyudin, calon ketua umum (caketum) Partai Golkar nomor urut 4, mengkritik berita pertemuan seorang caketum dengan beberapa pimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar. Pertemuan tersebut disebut sebagai  pengondisian pra Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Menurutnya, pertemuan tersebut melanggar peraturan. “5. Karena sudah disampaikan, sejak resmi sebagai kandidat caketum memang sudah tidak diperbolehkan bertemu pemilik suara,” tulisnya di akun Twitternya,  ‏@Mahyudin_MM, Rabu (11/5/2016). Ia menambahkan, transaksi untuk membeli suara dengan iming-iming sejumlah uang melanggar kode etik. “7. Sampai kapanpun saya akan melawan yang namanya politik uang! Semata demi menjaga martabat partai yang saya cintai ini,” kicaunya. Sejak awal mendeklarasikan diri sebagai caketum pada 13 Februari lalu, Mahyudin menegaskan menolak money politics. Karena money politics hanya akan merendahkan martabat kader dan menjatuhkan marwah partai. Jelas merugikan! Wakil Ketua MPR ini mengatakan, politik uang hanya akan menggadaikan partai, sehingga terikat untuk terus membayar hutang budi pada pemodal. Akhirnya partai menjadi kartel. Terus-menerus diperah untuk memenuhi keinginan pemodal. “12. Bagaimana mau maju jika partai dijalankan dengan manajemen perusahaan? Dengan modal sedikit mencari untung besar,” tuturnya. Dalam rangkaian tweet-nya itu Mahyudin sepakat dengan ucapan Wakil Ketua Umum DPP Golkar Agung Laksono saat membuka kampanye caketum Partai Golkar Zona Sumatera di Medan, Selasa (10/5). Saat itu Agung mengimbau pemilik suara untuk memilih kandidat caketum bukan berdasarkan uang, namun pada ide, gagasan dan visi misi. “15. Beliau ingin para pemilik suara menghindari transaksi politik. Memilih orang jangan atas dasar wani piro tapi berdasar kemampuan,” tutur Mahyudin. Dia berpendapat, sudah saatnya para kader berpikir jernih dan menilai kelayakan seseorang bukan berdasar isi dompet tapi mengacu pada isi kepala. Munaslub Golkar yang akan digelar di Nusa Dua, Bali, 15-17 Mei 2016, diikuti delapan  caketum, yakni Setya Novanto, Ade Komarudin, Aziz Syamsuddin, Mahyudin, Priyo  Budi  Santoso, Airlangga  Hartanto, Indra Bambang Utoyo, dan Syahrul Yasin Limpo. (arh, @arif_rhakim)Baca Juga:Selamat Datang Soeharto Muda di Munaslub GolkarJokowi Dukung Setya Novanto Rebut Kursi Golkar 1?Aziz Syamsuddin Diprediksi Menang Munaslub GolkarCaketum Aziz Syamsuddin Dinilai Dekat dengan RakyatMengembalikan Kejayaan GolkarSoeharto, Keluarga Cendana, dan Munaslub GolkarPasti Kalah, Alasan Tommy Ogah Maju Caketum GolkarTommy Soeharto Tak Mau Lakukan Politik Uang‘Timing’-nya Kurang Tepat, Tommy Batal Maju Caketum Golkar