Ini Alasan Kapolri Terjunkan Propam Pada Kasus Pemerkosaan Gadis di Manado

Ini Alasan Kapolri Terjunkan Propam Pada Kasus Pemerkosaan Gadis di Manado
Jakarta, Obsessionnews - Kapolri Jendral Badrodin Haiti telah menginstruksikan jajaran Propam Mabes Polri untuk menyelidiki kasus pemerkosaan seorang gadis di Manado. Hal itu dilakukan, karena informasi yang berkembang diduga ada oknum Polri yang terlibat didalam kasus tersebut. "Iya dugaan dua oknum itu informasinya yang berkembang seperti itu, tapi kan kita belum bisa mendapatkan identitas yang pasti siapa orangnya," ujar Badrodin di Wisma Bhayangkari Mabes Polri, Jakarta, Selasa (10/5/2016). Oleh karena itu harus dilakukan penyelidikan. "Itu makanya propam turun kesana untuk menyelidiki, juga kemungkinan keterlibatan anggota polri," tutur Badrodin. Sebab, lanjutnya, selama ini yang berkembang di media seolah-olah ada anggota polri. "Tetapi siapa, itu yang harus kita parjelas identitas nya," pungkas Badrodin. Sebelumnya, Tim dari divisi Propam Mabes Polri diturunkan untuk melakukan penanganan lebih intensif terhadap kasus perkosaan oleh 19 pria yang dialami gadis Manado. Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengaku, sudah kirimkan tim Propam dan Bareskrim untuk mengecek kasus tersebut, nanti bisa dinilai BAP tanggal berapa, panggil saksi tanggal berapa. "Dari situ kelihatan apa yang memperlambat proses ini," ujar Badrodin di Wisma Bhayangkari Mabes Polri, Jakarta, Selasa (10/5/2016). Badrodin menambahkan akan menginstruksikan Polda Manado untuk melakukan penelitian ulang. Pasalnya Polres Manado sudah melakukan visum adverltum dan hasil tersebut menjelaskan belum ditemukan adanya bentuk pemerkosaan seperti yang telah dilaporkan. "Karena dilihat dari tanda-tanda kekerasan nggak ada," katanya. (Purnomo)