Tak Sumbang 1 Miliar, Dua Caketum Golkar Kena Sanksi Moral

Tak Sumbang 1 Miliar, Dua Caketum Golkar Kena Sanksi Moral
Jakarta, Obsessionnews – Dari delapan orang calon ketua umum Partai Golkar yang mendaftar, ada dua orang yang tak mau menyumbang Rp1 miliar, yakni Indra Bambang Utoyo dan Syahrul Yasin Limpo. Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Munaslub Golkar, Yorrys Raweyai, Senin (9/5/2016), di kantor Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Jakarta Pusat menilai, kedua calon tersebut akan terkena sanksi moral. “Seperti Yasin Limpo, Indra Utoyo. Dari awal sudah saya bilang, kalau tidak mau, tidak apa-apa, ini kan sumbangan. Paling ini hanya sanksi moral saja,” ungkap Yorrys. Ia sangat menyesalkan, kedua caketum Golkar tersbut berbicara panjang lembar kepada publik, mengingat partai Golkar telah mempengaruhi dinamika karir perpolitikannya. “Yang penting sebagai kader harus menyampaikan kepada keluarga besar partai Golkar, bahwa ada tokoh-tokoh yang menikmati kejayaannya karena Golkar, kita ekspos bahwa inilah tokoh-tokoh Golkar,” ujarnya. “Sementara yang belum menikmati hasil keringat Golkar itu seperti kader-kader muda, dan sebagainya malah mereka nyumbang koq, kenapa? Seperti yang sudah menikmati menjadi gubernur, itu dari mana? Jadi pengusaha yang sukses darimana? Bagi penyumbahng 1 miliar yang  nggak mau, nggak usah bicara macam-macam, nanti sangsi moral dari kita,” jelasnya. Diketahui, para caketum yang sudah membayar, ialah Airlangga Hartarto, Ade Komarudin, Setya Novanto, Aziz Syamsuddin, Mahyudin, dan malah Priyo Budi Santoso menyumbang $ US 10 Ribu kalau dirupiahkan senilai RP. 1,3 miliar. “Secara eksplisit pak Priyo, dia tidak kasih satu miliar, tapi karena dia nggak punya rupiah, dia kasih 10 ribu us dollar, itu Rp. 1,3 miliar. Tapi saya pikir itu sumbangan, dan tidak ada masalah,” tambahnya. (Popi Rahim)