Niat Pemerintah Minta Maaf Ke PKI Jangan Buka Luka Lama

Niat Pemerintah Minta Maaf Ke PKI Jangan Buka Luka Lama
Semarang, Obsessionnews - Niatan pemerintah Indonesia meminta maaf kepada para PKI yang jadi korban pembantaian Orde Baru disambut baik oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan. Namun, Politisi PAN itu memberi rambu-rambu agar niatan tersebut tidak salah arah. "Mencari kebenaran oke, tapi jangan menimbulkan luka yang baru itu pesan saya," kata dia usai seminar wawasan kebangsaan di Unimus, Senin (9/5/2016). Seperti diketahui Presiden Joko Widodo melalui Menteri Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Luhut Pandjaitan menyatakan bakal mendatangi satu persatu korban PKI dengan bukti matang. Zulkifli menjelaskan, rekonsiliasi bisa diterapkan kepada para anggota PKI korban Orde Baru. Pemulihan hak sebagai manusia dan hak politik bisa diterapkan. Termasuk penegakan hukum namun tanpa membuka luka lama. "Haknya dipulihkan, hak politik dan pendidikan. Tidak ada anak yang berdosa. Artinya semua manusia sama. Perlakuan sama. Bahwa ada penegakan hukum saya sepakat, tapi jangan menimbulkan luka yang baru. Itu konsep rekonsiliasi," jelas dia. Soal PKI sendiri, ia tidak menampik bangsa ini pernah mengalami sejarah kelam. Akan tetapi, pihaknya berharap sejarah tersebut cukup menjadi masa lalu, dan tidak perlu diungkit lagi agar masyarakat Indonesia tetap bersatu dan kompak. "Saya berharap jangan ada lagi pihak-pihak yang mengungkit, yang mempromosikan sesuatu yang bisa membuat kita luka lama bangkit kembali, oleh karena itu jangan perkeruh negeri ini dengan hal-hal yang sudah membuat kita terluka," tandasnya. (Yusuf IH)