Jangan Pilih Ketum Golkar yang Kasusnya Heboh

Jangan Pilih Ketum Golkar yang Kasusnya Heboh
Jakarta, Obsessionnews - Politisi senior Partai Golkar Mahadi Sinambela menilai musyawarah nasional luas biasa (munaslub) bisa membawa angin segar untuk terwujudnya Partai Golkar yang demokratis dan berkeadilan. "Ya bagus Munaslub sudah melahirkan 8 calon ketua umum. Kalau dulu kan cuman satu (Aburizal)," kata Mahadi saat dihubungi, Senin (9/5/2016) Dengan banyaknya calon dalam Munaslub ini, menurut Mahadi pertarungan menjadi kompetitif. Hanya saja ia mencatat, dari semua calon yang maju perlu dicermati lagi track record-nya. "Kalau ada calon yang kasusnya sering mencuat di masyarakat, saya rasa kurang pas untuk menjadi pemimpin," jelas Mantan Menpora ini. Menurutnya, calon ketua umum Golkar harus bersih dari kasus hukum baik korupsi maupun pidana. Meski belum ada calon yang dinyatakan terbukti melakukan korupsi. Namun, kata dia, tanpa menyebut nama ada calon yang akrab dengan kasus korupsi. "Ya adalah dari delapan calon itu, saya tidak perlu menyebut nama," jelasnya. Hanya saja, Anggota Dewan Pertimbangan Partai Golkar ini, ‎menyatakan dengan majunya delapan calon tersebut, ada harapan Golkar akan mengalami kemajuan. Sebab, mereka adalah generasi baru yang relatif masih muda. "Rata-rata mereka umurnya sama, siapa yang paling muda, Priyo, Aziz Syamsuddin. Mau dibilang muda umur mereka juga 40 tahunan," jelasnya. (Albar)