Akankah Lahir Partai Baru Pasca Munaslub Golkar?

Akankah Lahir Partai Baru Pasca Munaslub Golkar?
Jakarta, Obsessionnews – Partai Golkar akan punya hajatan besar pada 15-17 Mei 2016 di Nusa Dua, Bali. Partai berlambang pohon beringin ini akan menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk memilih ketua umum (ketum) baru, menggantikan Aburizal Bakrie. Kursi Golkar 1 akan diperebutkan oleh 8 calon ketum, yakni Setya Novanto, Ade Komarudin, Aziz Syamsuddin, Mahyudin, Priyo Budi Santoso, Airlangga Hartanto, Indra Bambang Utoyo, dan Syahrul Yasin Limpo. Pertanyaan yang muncul di benak sebagian pemerhati politik adalah apakah akan muncul partai baru pasca Munaslub Golkar 2016? Pertanyaan ini muncul terkait dengan permintaan Ical, yakni semua calon ketum untuk siap menang dan siap kalah. Kandidat yang kalah pada Munaslub harus mendukung kepemimpinan yang baru dan tidak menarik diri dari keanggotaan. "Jangan saat kalah membentuk partai baru. Kita sama-sama solidkan Partai Golkar sehingga memberikan kontribusi besar bagi pembangunan bangsa dan negara," kata Ical di Bandung, Minggu (24/4/2016). Tampaknya sulit menuruti permintaan Ical itu. Sebab, berdasarkan pengalaman tiga kali pemilihan ketum Golkar di era reformasi, kandidat atau tim suksesnya yang kalah kemudian membentuk partai baru. Dalam Munaslub Golkar tahun 1998 terjadi persaingan sengit antara Akbar Tandjung melawan Edy Sudradjat. Hasilnya, Akbar keluar sebagai pemenang. Karena gagal merebut kursi ketum Golkar, Edy kemudian mendirikan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Kemudian partai baru muncul lagi pasca Munas tahun 2005. Dalam Munas itu Akbar Tandjung yang mendapat dukungan dari Wiranto bersaing dengan Jusuf Kalla (JK). Dan kompetisi itu dimenangkan oleh JK. Meski kalah Akbar tetap bertahan di Golkar. Sedangkan Wiranto keluar dari Golkar, lalu mendirikan Partai Hanura pada tahun 2006. Golkar kembali melahirkan partai baru pasca Munas tahun 2009. Ketika itu Ical mengalahkan Surya Paloh. Surya kemudian mendirikan Partai Nasdem pada tahun 2011. Partai-partai lainnya yang lahir dari rahim Golkar adalah Partai Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), Partai Peduli Karya Bangsa (PKPB), dan Partai Gerindra. Partai MKGR didirikan tahun 1998 oleh Mien Sugandhi, mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan di era Presiden Soeharto. PPKB didirikan oleh Mbak Tutut, puteri mantan Presiden Soeharto, dan R. Hartono, mantan KASAD, tahun 2002. Sementara itu Gerindra didirikan oleh Prabowo Subianto pada tahun 2008. Berdirinya Gerindra ini merupakan buntut dari kekalahan mantan Danjen Kopassus ini dalam konvensi capres Partai Golkar tahun 2003. Ketika itu yang memenangkan konvensi adalah Wiranto. Hingga kini total Golkar telah melahirkan enam partai baru. Apakah akan muncul lagi partai baru setelah hajatan Munaslub 2016? (arh, @arif_rhakim)Baca Juga:Selamat Datang Soeharto Muda di Munaslub GolkarAziz Syamsuddin Diprediksi Menang Munaslub GolkarMengembalikan Kejayaan GolkarPeluang Ade Komarudin Jadi Ketum Golkar Sangat BesarSoeharto, Keluarga Cendana, dan Munaslub GolkarPasti Kalah, Alasan Tommy Ogah Maju Caketum GolkarTommy Soeharto Tak Mau Lakukan Politik Uang‘Timing’-nya Kurang Tepat, Tommy Batal Maju Caketum Golkar