Wah, Saut Dinilai Sekeji PKI Fintah HMI

Wah, Saut Dinilai Sekeji PKI Fintah HMI
Jakarta, Obsessionnews - Bagi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dalam perjalanan sejarah telah dua kali difitnah oleh musuh-musuhnya. Mantan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) HMI periode 1976-1978 Chumaidi Syarif Romas menyebutkan pertama, fitnah itu selalu dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) bahkan ingin membubarkan HMI. Kedua, saat ini dilontarkan oleh wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang. "Mereka orang-orang cerdas ketika mahasiswa, kalau HMI minimal LK 1, tapi ketika menjadi pejabat mereka korup dan sangat jahat," kata Saut dalam sebuah acara Talk Show, bertajuk Benang Merah, 'Harga Sebuah Perkara', di TV One, Kamis (5/5/2016) malam. Menurutnya pernyataan itu sangat menyakiti seluruh keluarga besar HMI. "Generalisasi ini benar-benar tuduhan yang sangat menyinggung nilai-nilai idealisme HMI bahkan keji sekeji PKI," katanya, Minggu (8/5/2016). Mantan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) ini mengatakan bahwa para kader dan alumni HMI adalah peletak dasar pertama berdirinya dan adanya kepemimpinan KPK sebagaimana diamanatkan oleh DPR. "Bahkan mayoritas personalnya adalah alumni HMI, sejak 2004 lalu. Baru pada periode KPK ke empat lah Saut Situmorang non alumni HMI menikmati komisi ini dengan minimal alumni HMI," tuturnya. Menurutnya HMI tidak pernah mengajarkan dalam Latihan Kader (LK) untuk korupsi. Bahkan tujuan HMI yang diwajibkan untuk dihafal dan dipahami oleh tiap kader mengamanatkan agar HMI sebagai anak bangsa wajib bertanggung jawab terhadap terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang diridhoi Allah SWT. Untuk mencapai tujuan itu kader HMI tetap berpegang prinsip pada ke-Islaman, ke-Indonesian, dan kekinian atau ke-moderenan. Bahkan LK yang berjenjang di HMI dilakukan untuk membangun akhlaqul karimah atau moralitas yang luhur bukan untuk berbuat kemungkaran dan keburukan di dunia. "Secara kolektif institusional perbuatan mungkar dan buruk adalah musuh HMI. Kemungkaran dan keburukan adalah perbuatan korupsi, ketidak adilan, kezoliman, dan fitnah, merupakan perbuatan yg dimusuhi oleh para kader HMI. Atas dasar kesadaran ke Indonesiaan dan Pancasila, HMI berjuang melawan kolonialisme, kapitalisme, liberalisme dan komunisme di bumi Indonesia sepanjang sejarah perjalanannya," terangnya. Lebih lanjut Komisioner Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) ini menilai pantas dan tepat kader HMI menuntut Saut untuk meminta maaf pada keluarga besar HMI. "Bila telah melanggar sumpah jabatan KPK maka harus mundur dari jabatan sehubungan dengan fitnah besar dari personalia KPK itu. Kepada seluruh keluarga besar HMI teruskan perjuangan melawan fitnah terhadap HMI oleh Saut Situmorang. Untuk alumni HMI jauhkan dari korupsi," tegasnya. (Asma)