Pendidikan di Padang Mau Dibawa Kemana?

Padang, Obsessionnews - Panitia Kongres V Ikatan Alumni Universitas Andalas (IKA Unand) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) memulai rangkaian kegiatan jelang hari pemilihan September 2016 mendatang. Jumat (6/5) siang, panitia menggekar satu dari beberapa kegiatan jelang kongres yakni Seri Diskusi bertajuk 'Satu Kekuarga Untuk Kedjajaan Bangsa' bertema Pendidikan Padang dengan menghadirkan pembicara utama Walikota Padang Mahyeldi Ansarullah dengan pembanding, akademisi Unand, Dr Feri Alius Dt Sapado dimoderatori Syukri Umar. Mahyeldi Ansyarullah dalam paparannya pendidikan Padang terus berproses menuju kesempurnaan sebagaimana digariskan oleh Renca Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Padang. "Terpenting landasan pendidikan di kota ini adalah filosofi Sumbar yakni Adat Basandi Syarak Syarak Basandi Kitabullah dengan misi meujudkan pendidikan berkualitas dengan hasilkan SDM yang beriman, kreatif dan berdaya saing," ujar Mahyeldi dalam rilis yang diterima obsessionnews.com, Jum'at (6/5). Konsep pendidikan di Padang itu menurut Mahyeldi kolaborasi iman dan takwa dengan ilmiah dan entrepreniur. "Pendidikan Padang tak hanya kaya intelektual tapi sarat spiritual," ujarnya. Sementara narasumber pembanding Feri Alius Dt Sapado mengatakan sinergisitas Padang kota pendidikan, perdagangan dan wisata belum maksimal. "Padahal tiga visi Padang ini jika dikolaborasikan ketiga visi itu saling menunjang dan itu potensi luar biasa, uang di sektor pendidikan beredarnya luar biasa dan berputar ke sektor perdagangan dan karena padang kota pendidikan setiap tahun orang berkunjung ke kota ini meningkat," ujarnya. Faktanya kalau Unand tidak di Limau Manis mungkin harga tanah di Pauh tidak naik-naik. "Hal sama juga di Sungai Bangek ketika IAIN dibangun disana harga tanah juga mulai terkatrol," ujarnya. Peserta Diskusi pada sesi tanya jawab mempertanyakan bahwa bungkusan pendidikan Padang bagus tapi isinya perlu pengawasan dari pimpinan di kota ini. "Dunia pendidikan dalam konsepnya bagus, tapi aplikasinya masih perlu pengawasan hari ini siswa selalu terbebani dengan metode pendidikan sekarang, sehingga menumpulkan kreatifitas dan interaksi sosial siswa dengan lingkungan," ujar Adrian. Sedangkan Harry Efendi menyatakan Padang ramai karena mahasiswa, terbukti hari ini begitu libur panjang kota ini sepi. "Artinya begitu mahasiswa pulang kampung kota padang yang sibuk jadi lengang, nah dengan begitu Pemko Padang hatus konsen dalam kerjasama dengan pihak pergurun tinggi," ujar Harry. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73) Teks Foto : Wako Padang Mahyeldi Ansyarullah pembicara utama pada seri diskusi yang digelar Panitia kongres V IKA Unand, Jumat 6/7 di Sekretarian IKA unand Jalan Kimangun Sarkoro Padang.





























