Antisipasi Bentrok Suporter Susulan, Polisi Kerahkan 500 Personil

Antisipasi Bentrok Suporter Susulan, Polisi Kerahkan 500 Personil
Surabaya, Obsessionnews - Aksi sweeping kendaraan bermotor plat nomor N di jembatan Suramadu, Kamis (5/5/2016) malam, oleh suporter bola langsung diantisipasi aparat kepolisian. Ini merupakan buntut pertandingan sepak bola Indonesia Soccer Championship 2016, Arema Cronos melawan Madura United di Bangkalan. Kurang lebih 300 orang melakukan sweeping kendaraan di Jembatan Suramadu yang diduga memuat suporter Aremania menuju Bangkalan Madura. Polisi langsung membubarkan kerumunan orang tersebut, lantaran, aksi pengerusakan dan pelemparan sudah menelan korban kendaran dan jiwa. Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Yulianto, mengatakan, pihaknya tidak mau kecolongan insiden sweeping tersebut. Untuk itu, 500 personil kepolisian akan ditempatkan di ruas tol Simo pada malam ini. Penempatan tersebut mengacu pada beberapa waktu lalu, kericuhan terjadi saat Aremania melintas via tol Simo. " Kita antisipasi bentrokan (Suporter) susulan, sejumlah titik rawan akses tol dari Surabaya menuju Madura diperketat pengamanannya," ungkapnya, Jumat (6/5/2016). Untuk memback up personil, lanjut Kompol Yulianto, sejumlah kendaran pengurai massa dan watercanon disiapkan di titik - titik rawan. Tol Simo salah satu titik yang sering terjadi kericuhan suporter dan warga saat Aremania melintas. Sweeping yang dilakukan ini, menurut Candra, salah satu suporter merupakan aksi balasan tindakan sweeping kendaraan plat nomor L di Malang, jika Arema bertanding di Kanjuruhan. " Plat L d sweeping, dan pengendara dipaksa membeli atribut Arema," paparnya. (Rud)