Kalau Tak Ada Anggaran, Munaslub Golkar Pakai Tenda Saja

Kalau Tak Ada Anggaran, Munaslub Golkar Pakai Tenda Saja
Jakarta, Obsessionnews - Tokoh Golkar Sulsel, Sharul Yasin Limpo resmi mendaftar sebagai calon ketua umum (caketum) Golkar. Satu dari delapan pendaftar caketum, Yasin satu-satunya figur dari daerah yang menolak uang mahar atau sumbangan yang harus disetor bakal calon sebanyak Rp 1 miliar, sebagaimana telah ditentukan panitia munaslub. Menurutnya momentum munaslub saat ini lebih diutamakan bagaimana membangun partai lebih baik, yakni jauh dari mony politik. Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) ini mengaku ingin mengembalikan Golkar pada marwahnya. "Saya satu satunya dari daerah. Ini momentum baik bagi partai agar partai kembali kepada marwahnya. Dan mahar itu saya tidak setuju" katanya, Kamis (5/5/2016). Menurutnya Golkar bukan partai ece-ece atau partai baru, tapi Golkar adalah partai besar yang memiliki kader yang banyak untuk bersama-sama ikut serta mensukseskan munaslub nanti. "Tidak mesti calon bayar Rp1 miliar. Kalau yang tidak punya uang berarti di Golkar ini tidak boleh jadi Ketua. kalaupun tidak ada anggaran, penyelenggaraan munaslub pakai tenda saja," tuturnya. Sedangkan Ketua Komite Pemilihan Munaslub Rambe Kamarulzaman di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (5/5/2016) menegaskan sumbangan 1 miliar akan tetap diperlakukan sebab menurutnya UU melegalkan itu, bahwa anggota berhak memberikan sumbangan pada partai. "Kita menganut UU partai politik pasal 34, anggota memang punya kewajiban memberikan sumbangan kepada kegiatan partainya. Dan KPK menyampaikan pada komite etik tidak akan ikut campur dalam urusan politik tapi yang dikatakan KPK meminta dipertimbangkan pada panitia munaslub agar tidak terjadi politik uang," jelasnya. Sebelumnya juga, saat sosialisasi Waketum Golkar sekaligus Ketua SC Nurdin Halid mengatakan bahwa di AD/ART disebutkan sumber keuangan bisa dari iuran, sumbangan, dan usaha, sehingga uang Rp 1 miliar menjadi syarat wajib pendaftaran. "Yang wajib adalah hanya Rp 1 miliar. Yang lain adalah sumbangan yang tidak mengikat," tuturnya. Sementara itu delapan bakal caketum yang mendaftar selama dua hari adalah Aziz Syamsudin, Mahyudin, Setya Novanto, Ade Komarudin, Syahrul Yasin Limpo, Airlangga Hartarto, Indra Bambang Utoyo, dan Priyo Budi Santoso. (Asma)