Jokowi Sudah Tahu Lokasi Penyanderaan 4 WNI

Yogjakarta, Obsessionnews - Presiden Jokowi terus mengupayakan pembebasan 4 warga negara Indonesia yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina Selatan, dengan membangun komunikasi yang intens dengan pihak terkait. "Yang jelas lokasinya kita sudah tahu, di pulau mana kita sudah tahu," ungkap Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Yogjakarta, Kamis (5/5/2016). Presiden Jokowi meminta masyarakat supaya memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk bekerja optimal, meski ia mengaku proses pembebasan itu agak sulit dilakukan karena kelompok penyendara 4 WNI ini berbeda faksi dengan kelompok penyandera 10 WNI yang telah dibebaskan. "Sekali lagi ini faksinya berbeda dengan yang kemarin. Faksinya berbeda jadi yang kemarin komunikasinya juga lama dan sangat sulit," kata Presiden Jokowi. Sebelumnya, sebanyak 10 dari 14 sandera yang disekap oleh kelompok separatis Filipina atau dikenal dengan Abu Sayyaf dibebaskan. Mereka adalah awak kapal tugboat Brahma 12 dan tongkang Anand. Sepuluh WNI itu yakni;Peter Tonson, Julian Philip, Alvian Elvis Peti, Mahmud, Surian Syah, Surianto, Wawan Saputria, Bayu Oktavianto, Reynaldi dan Wendi Raknadian dibebaskan di luar rumah Gubernur Sulu;Abdusakur Tan II di Kota Jolo. (Has)





























