Ada Hadiah Rp500 Ribu Untuk Perekam Polisi ‘Kotor’

Ada Hadiah Rp500 Ribu Untuk Perekam Polisi ‘Kotor’
Bulukumba – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat (Polda Sulselbar) menggelar upacara penandatanganan antimafia kasus, percaloan, dan pungli. Upacara itu digelar serentak di seluruh jajaran Kepolisian Resor (Polres). Upacara penandatanganan tersebut dilakukan sebagai buntut dari maraknya dugaan praktik mafia kasus, percaloan, dan pungutan liar (pungli) di tubuh kepolisian. Pada kesempatan itu, Kapolres Bulukumba Sulawesi Selatan, AKP Selamat Rianto, menantang masyarakat untuk mendokumentasikan dengan rekaman video. "Saya tantang seluruh masyarakat untuk merekam jika ada oknum anggota saya terlibat pungli, calo apalagi mafia kasus. Bagi yang berhasil merekam dengan video, maka saya akan berikan imbalan uang tunai Rp500.000," ujar Selamat, Rabu (4/5/2016). Selamat pun berjanji akan menjaga kerahasiaan perekam untuk menghindari teror ataupun balas dendam dari pelaku. Ia juga menjamin oknum polisi yang terekam melakukan hal kotor tersebut akan diberikan sanksi tegas sesuai dengan aturan yang berlaku di institusi kepolisian. "Pokoknya rekam saja siapa pun oknumnya baik Reskrim (Reserse dan Kriminal) maupun Polantas (Polisi Lalulintas)," tegasnya.