Resiko Tinggi, Aidil Tak Diizinkan Lagi Berlayar Ke Luar Negeri

Padang, Obsessionnews - Aidil, orangtua Wendi Raknadian (29 th) salah seorang WNI yang dibebaskan kelompok Abu Sayyaf di Filipina Selatan, tidak mengizinkannya lagi berlayar ke luar negeri. Alasan orangtua Wendi tidak membolehkan anak yang paling besar dari tujuh bersaudara itu berlayar ke luar negeri karena reesikonya cukup besar. "Kalau mau berlayar cukup di wilayah perairan Indonesia ini lagi. Berlayar ke luar negeri resikonya tinggi seperti kejadian ini, 10 WNI disandera termasuk anak saya," kata Aidil menjawab pertanyaan obsessionnews.com, Selasa (3/5). Namun demikian, ia tidak menghalangi anaknya untuk bekerja kembali sesuai dengan keinginannya. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada Wendi untuk menentukan pilihannya berkerja kembali. "Sebagai orangtua, kita tidak bisa memaksa kemauan kita terhadap anak dan tergantung kepada Wendi sendiri," ujarnya.
Kejadian yang menimpa anaknya Wendi yang disandera kelompok Abu Sayyaf pada 25 Maret lalu, Aidil mengaku menjadi pukulan berat bagi dirinya dan keluarganya. "Mengingat kejadian itu saya trauma. Kalau masih tetap mau berlayar lagi cukup di wilayah Indonesia lagi," sebutnya. Sementara itu, Aidil mengaku akan tetap bekerja "Jika segala sesuatunya sudah memungkinkan saya akan bekerja kembali," kata Aidil. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)
Kejadian yang menimpa anaknya Wendi yang disandera kelompok Abu Sayyaf pada 25 Maret lalu, Aidil mengaku menjadi pukulan berat bagi dirinya dan keluarganya. "Mengingat kejadian itu saya trauma. Kalau masih tetap mau berlayar lagi cukup di wilayah Indonesia lagi," sebutnya. Sementara itu, Aidil mengaku akan tetap bekerja "Jika segala sesuatunya sudah memungkinkan saya akan bekerja kembali," kata Aidil. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73) 




























