Idrus Mundur dari Kandidat Ketum Golkar

Jakarta, Obsessionnews - Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham menyatakan mundur dari bursa pencalonan Ketua Umum Golkar (Ketum) dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar. Hal itu disampaikan pada saat acara sosialisasi panitia pengarah Munaslub Golkar di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/5/2016). Dalam sambutannya yang menggantikan Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Idrus justru menyampaikan keinginannya untuk mundur dari calon ketum Golkar melalui buku yang ia sudah tulis. "Melalui buku ini, saya menyatakan tidak maju dan buku ini saya dedikasikan dan melalui SC buku ini harus diteruskan untuk diwakafkan untuk kepentingan Partai Golkar," kata dia. [caption id="attachment_122394" align="alignleft" width="283"]
Konferensi pers di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/5/2016).[/caption] Idrus berharap Munaslub dijadikan sebagai momentum kebangkitan Golkar setelah satu tahun lebih bergulat dengan konflik internal. "Itulah sebabnya Munaslub yang akan datang harus dijadikan secara sungguh-sungguh sebagai ajang persatuan, Munaslub yang solid dan satu. Satu kesamaan visi kita agar Golkar ke depan bisa bangkit," kata Idrus. Ia sendiri menilai mekanisme yang coba diatur dalam Munaslub ini sudah sesuai dengan harapan seluruh kader. Di mana mereka meminta Munaslub berjalan dengan transparan dan jauh dari politik transaksional. "DPP Partai Golkad berharap ini semua bisa kita raih apabila kita satu dan solid sebagaimana tema yang dipilih penyelenggara. DPP mengingatkan soliditas yang lahir di sini dibuat untuk Golkar tetap eksis bukan karena ada kepentingan-kepentingan," ujarnya. (Albar, @aal_albar)
Konferensi pers di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/5/2016).[/caption] Idrus berharap Munaslub dijadikan sebagai momentum kebangkitan Golkar setelah satu tahun lebih bergulat dengan konflik internal. "Itulah sebabnya Munaslub yang akan datang harus dijadikan secara sungguh-sungguh sebagai ajang persatuan, Munaslub yang solid dan satu. Satu kesamaan visi kita agar Golkar ke depan bisa bangkit," kata Idrus. Ia sendiri menilai mekanisme yang coba diatur dalam Munaslub ini sudah sesuai dengan harapan seluruh kader. Di mana mereka meminta Munaslub berjalan dengan transparan dan jauh dari politik transaksional. "DPP Partai Golkad berharap ini semua bisa kita raih apabila kita satu dan solid sebagaimana tema yang dipilih penyelenggara. DPP mengingatkan soliditas yang lahir di sini dibuat untuk Golkar tetap eksis bukan karena ada kepentingan-kepentingan," ujarnya. (Albar, @aal_albar)




























