Menlu: Pembebasan 10 WNI Buah dari Diplomasi Total

Bogor, Obsessionnews - Menteri Luar Negeri mengklaim keberhasilan melakukan pembebasan 10 warga negara Indonesia yang disandera kelompok Abu Sayyaf merupakan buah dari diplomasi total yang telah diupayakan pemerintah Indonesia. "Diplomasi total yang tidak saja hanya terfokus pada diplomasi government to government, G to G, tetapi juga melibatkan jaringan-jaringan informal yang sejak awal kita sampaikan, kalau teman-teman ingat, kita sampaikan semua komunikasi, semua jaringan kita buka," kata Menlu di Istana Bogor, Minggu (1/5/2016). Retno mengatakan selam ini upaya pemerintah Indonesia melakukan berbagai cara agar 10 WNI tersebut bisa dibebas. 10 WNI itu disandera sejak 26 Maret 2016. "Syukur alhamdulillah upaya ini sudah berhasil. Terima kasih atas doa seluruh bangsa Indonesia atas proses yang sudah berjalan lebih dari satu bulan ini," kata Retno. Penyandera dari kelompok Abu Sayyaf meminta tebusan sebesar 50 juta peso atau setara dengan Rp 14,2 miliar. Para WNI tersebut adalah ABK dari kapal Brahma 12 yang menarik kapal tongkang Anand 12 yang berisi 7.000 ton batubara. (Has)





























