Pep: Bunuh Saya Jika Bayern Kalah!

Munchen - Pelatih Bayern Munich, Pep Guardiola masih optimistis menatap semi-final Liga Champions melawan Atletico Madrid walau kalah 1-0 di leg pertama. Tak tanggung-tanggung, sang pelatih siap menjadi sasaran kemarahan fans Bayern Munich seandainya optimisme itu tidak terwujud. Guardiola yakin Bayern punya peluang untuk lolos ke final Liga Champions dan siap menjadi sasaran kemarahan fans jika Atletico yang akhirnya menang. Bayern terlihat kesulitan menembus pertahanan Atletico di Vicente Calderon tengah pekan lalu. Di lain sisi, Saul Niguez berhasil mengunci kemenangan lewat gol spektakulernya di paruh pertama. Pep mendapat sorotan karena mencadangkan Thomas Muller, tetapi eks pelatih Barcelona itu berdalih. "Alasannya murni taktik. Saya hanya ingin bermain dengan satu penyerang," ungkapnya. "Pengalaman saya memainkan dua penyerang tengah tidaklah bagus. Saya ingin lebih banyak dominasi, tetapi saya senang bermain dengan Thomas Muller." "Di Lisbon, Robert Lewandowski dicadangkan, tapi kami menang. Lalu itu tidak jadi masalah." "Pada akhirnya, saya harus mengambil keputusan. Ini belum selesai, kami masih punya kesempatan. [Jika tidak sesuai harapan], maka Anda boleh membunuh saya!" tandas calon pelatih Manchester City itu dalam konferensi pers. (goal.com)





























