Pusdiklat Perdagangan Loloskan Sembilan Makalah

Jakarta, Obsessionnews - Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Perdagangan, Kementerian Perdagangan meloloskan sembilan makalah dari puluhan makalah yang dikirimkan dalam kegiatan call for paper untuk First National Seminar On Trade and Development. Salah satu makalah yang lolos membahas revolusi mental yang mampu berpotensi tingkatkan gairah visi misi Presiden, khususnya bantu daya saing bangsa khususnya mengembangkan modernisasi infrastruktur bangsa. "Makalah ini merupakan salah satu yang terbaik yang berhasil lolos seleksi untuk dipresentasikan dalam seminar," ujar Kepala Pusdiklat Perdagangan Parluhutan Tado Sianturi, Kamis (28/4/2016). Makalah karya Rizal Himawan ini dinilai memberikan persepsi penting bagi pelaksanaan kebijakan revolusi mental di lingkungan Kemendag. "Sesuai visi dan misi Presiden Pusdiklat Perdangangan, Kementerian Perdagangan terus mengembangkan revolusi mental ini," tuturnya. Pada seminar tersebut, kesembilan pemakalah masing-masing mempresentasikan materinya mengenai peningkatan daya saing. Mereka adalah 5 pegawai Kementerian Perdagangan yang berasal dari unit kerja Balai Pengelolaaan Standar Nasional Satuan Ukuran (SNSU) Direktorat Mentrologi, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (BBPPEI), Ditjen Perdagangan Dalam Negeri (Ditjen PDN), Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BP3), serta dari Pusdiklat Perdagangan. Sedangkan 4 lainnya berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS), Lembaga Administrasi Negara (LAN), Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Badan Diklat Provinsi Sumatera Barat. "Seminar ini wadah penting untuk bertukar pikiran dan pendapat khususnya berbagi informasi mengenai revolusi mental dan modernisasi infrastruktur perdagangan," pungkasnya. (Aprilia Rahapit)





























