Polda Perkirakan Lima Daerah di Jateng Gelar Demo Saat Hari Buruh

Polda Perkirakan Lima Daerah di Jateng Gelar Demo Saat Hari Buruh
Semarang, Obsessionnews - Guna mengamankan Hari Buruh se-Dunia yang jatuh tiap tanggal 1 Mei, Kepolisian Daerah Jawa Tengah akan menerjunkan 2/3 dari kekuatan personil yang ada. Dari jumlah tersebut difokuskan di lima daerah yang berpotensi menimbulkan demo besar-besaran. "Personel kita kerahkan ada 5.474 orang dari berbagai Polres Kabupaten/ Kota. Selain itu, juga akan diperbantukan pasukan dari Polda Jateng," kata Kepala Biro Operasi Polda Jateng, Komisaris Besar Tatang, saat konferensi pers di Mapolda Jateng, Semarang, Jumat (29/4/2016). Terdapat lima daerah yang menjadi fokus pengamanan. Kelimanya adalah Kota Semarang, Kabupaten Blora, Kabupaten Kudus, Kabupaten Wonosobo, Kota Pekalongan dan Kabupaten Cilacap. Pihaknya juga tidak segan-segan menindak para pelaku yang berbuat rusuh saat demo berlangsung. Pihaknya juga bakal menindak tegas pelaku-pelaku yang membuat kerusuhan dan anarkis saat demontrasi. Terlebih hari buruh jatuh pada hari libur yang sejatinya tidak diperbolehkan menggelar aksi demo. "Akan kita kawal supaya unjuk rasa tidak disusupi orang-orang yang menunggangi kerusuhan. Kita himbau jangan mau diajak ribut, tidak ada gunanya," ujar Tatang. Tatang meminta agar buruh tetap menjaga ketertiban sepanjang berunjuk rasa. Disamping itu, ia juga berharap tak menggelar demo, namun diganti dengan kegiatan sosial. "Kita harapkan buruh-buruh ini merayakan May Day dengan kegiatan-kegiatan bersifat sosial. Namun demikian, kalau tetap menggelar demonstrasi, kita akan melakukan langkah-langkah sesuai protap (prosedur tetap). Kalau damai dihadapi dengan pengawalan damai," tandasnya. (Yusuf IH)