Laki-Laki dan Perempuan Sama Saja Soal Korupsi

Laki-Laki dan Perempuan Sama Saja Soal Korupsi
Jakarta, Obsessionnews - Emanispasi gerakan kesetaraan gender menuntut perempuan dan laki-laki setara. Kesetaraan gender menuntut perempuan berperan dalam ruang publik baik bidang politik, sosial budaya. Perempuan Indonesia saat ini sudah terlibat baik sebagai Presiden, Pimpinan KPK, Polisi, Dokter, Guru, Kementerian, Parlemen, Bupati, Wali Kota dan berbagai profesi lainnya. Melalui peringatan hari Kartini dalam diskusi  publik Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Irejen Pol. Basaria Panjaitan mengapresiasi perempuan-perempuan yang sudah mampu berperan diruang publik. "Perempuan Indonesia hebat-hebat," katanya sebagai keynote speaker dalam diskusi bertema 'Figur dan Potensi Kepemimpinan Perempuan Dalam Pembangunan Bangsa Indonesia' yang digelar di Universitas Indonesia, Kamis (28/4/2016). Menurutnya perempuan dan laki-laki dalam pandangan Korupsi sama saja. Sesuai catatan KPK sejak 2007 hingga saat ini tercatat lebih dari 30 perempuan tersangkut masalah korupsi. Mereka terlibat baik secara langsung ataupun tidak langsung, ada yang sudah ditahan maupun yang masih proses persidangan. "Bukan laki-laki saja melakukan korupsi perempuan juga terlibat. Secara umum laki-laki dan perempuan belum ada pembedan khusus di KPK,  persamaannya hanya satu 'serakah' dalam artian tidak bersyukur dan tidak  puas dengan apa yang diperoleh. Saya juga tidak sepakat presepsi gaya mewah itu hanya dimiliki perempuan, laki-laki juga punya gaya mewah," katanya. Ia mengakui bahwa perempuan juga rentan sekali masuk dalam lingkaran tindak pidana korupsi. Kondisi tersebut mendorong KPK untuk fokus memberantas korupsi hingga ke lingkungan keluarga. "Disitulah peran yang sangat besar seorang perempuan menjadi agen anti korupsi, penting dalam mencegah pasangan dan keluarga untuk tidak korupsi. Paling utama memberi contoh tauladan atau integritas," ujarnya. Menurutnya dalam membekali seseorang untuk jauh dari korupsi harus menumbuhkan rasa jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil. "Nilai-nilai tersebut sangatlah penting sebagai dasar perilaku yang baik dimana nantinya bisa melahirkan insan yang berintegritas. Sebab berintegritas itu keselarasan antara perkataan dan perbuatan," sarannya. (Asma)