IESE 2016 Hadirkan Puluhan Pembicara Dunia

IESE 2016 Hadirkan Puluhan Pembicara Dunia
Jakarta, Obsessionnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka Indonesia E-Commerce Summit & Expo (IESE) 2016 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang, Banten, Rabu (28/4/2016). Selain eksibisi, juga digelar berbagai sesi summit dan workshop yang menghadirkan para pembicara kelas dunia. Pada hari pertama ini sesi summit akan membahas mengenai E-commerce Roadmap, Potential and Challenges of E-Commerce in Indonesia, Value Creation in E-Commerce Industry, Panel: Leveraging Digital Economy to Compete in Global Market,Consolidated E-commerce Data. How To Measure it and Is It Necessary?, dan Connecting Millions. How Indonesia Can Learn From China. Kegiatan summit ini akan diisi oleh pembicara, yakni  Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, CEO Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, Mari Elka Pangestu, Global Managing Director of Alibaba Group, Guru Gowrappan, dan lain-lain. Selain itu, secara simultan digelar pula sesi workshop yang menghadirkan pembicara lokal dan internasional yang mengupas berbagai aspek terkait e-commerce di Indonesia dan dunia. “Kami berharap kegiatan summit dan workshop yang kami gelar semakin menambah wawasan dan pengetahuan para pemain e-commerce lokal. Pengetahuan yang mereka dapatkan di IESE 2016 bisa mereka terapkan di bisnis mereka masing-masing agar semakin besar dan semakin bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Daniel Tumiwa, Ketua Asosiasi E-Commerce Indonesia (IdEA), dalam rilis resmi yang diterima Obsessionnews.com, Rabu (27/4/2016). IESE 2016 merupakan ajang yang tepat bagi para pemain e-commerce lokal untuk meningkatkan bisnis mereka serta menjalin koneksi dengan pemain e-commerce dunia. Kesempatan berjejaring dengan para pemain dunia harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. IESE didukung oleh Kementerian Perdagangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Ekonomi Kreatif dan KADIN. Dalam perhelatan akbar pengusaha e-commerce dan start up itu, Presiden minta kepada Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara untuk mempersiapkan agar start up lokal dapat bersaing. “Saya titip ke pak Menteri Kominfo Rudiantara agar startup disiapkan sebaik-baiknya segera,” ujar Presiden Joko Widodo. Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara dalam sambutannya menekankan pada NDA (network, device, application) sebagai pra-syarat agar industri e-commerce Indonesia bisa semakin maju dan berjalan lebih baik lagi. Ia juga menyatakan pemerintah sedang mengupayakan untuk memperkecil gap antara kemampuan network yang ada di Jakarta dengan daerah lain di luar Jawa. Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo berpesan agar industri e-commerce di Indonesia dipersiapkan dengan sebaik-baiknya agar mampu bersaing dengan e-commerce luar. Ia juga berharap pertumbuhan dan perkembangan e-commerce di Indonesia bisa dipercepat untuk mengejar ketertinggalan dengan negara lain. “Saya berharap e-commerce juga bisa membantu petani, nelayan, dan UMKM di daerah,” ujar Presiden. Ia mengatakan bahwa ke depan persaingan akan lebih berat namun ia optimis para pemain Indonesia akan mampu bersaing dengan pemain asing. Hal ini sesuai dengan apa yang ditampilkan oleh para pelaku e-commerce di Indonesia saat paparan Ketua IdEA, Daniel Tumiwa, yang menyatakan mereka bisa dan mampu mengembangkan e-commerce di Indonesia. Usai memberikan sambutan pembuka, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menkominfo Rudiantara, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf, Gubenur Banten Rano Karno, Ketua IdEA, Daniel Tumiwa and Ery Erlangga selaku Presiden Direktur Dyandra Promosindo, melakukan kunjungan ke booth peserta IESE 2016. (Popi Rahim, @popirahim29)