SBY Minta Jangan Intervensi Kasus Sumber Waras!

Jakarta, Obsessionnews - Anggota Komisi III DPR RI Ruhut Sitompul mendukung keputusan mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menolak panggilan Komisi III DPR untuk dimintai penjelasan soal audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang pembelian lahan Rumah Sakit (RS) Sumber Waras. Mantan pimpinan KPK di bawah Taufiqurahman Ruki menolak hadir, dengan alasan kasus dugaan korupsi di Sumber Waras sudah ditangani oleh pimpinan KPK yang baru. "Kita hormati pemikiran mereka. Ini artinya mereka tidak mau mengganggu kinerja KPK yang sekarang, jadi jangan ada dua matahari," kata Ruhut saat dihubungi, Rabu (27/4/2016). Menurutnya, penolakan mantan pimpinan KPK menandakan, mereka menolak dintervensi oleh Komisi III. "Kalau teknis enggak usah dicampuri lah, tugas kita pengawasan. Kita serahkan ke penegak hukum," tuturnya. Juru Bicara Partai Demokrat itu mengatakan, Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono melarang, partainya mengintervensi kasus hukum yang sudah ditangani oleh KPK, Kejaksaan Agung dan Kepolisian. "Kami Fraksi Demokrat arahan Ketua Umum jelas, semua permasalahan kalau sudah ditangani Kepolisian, Kejaksaan dan KPK, kami tidak intervensi. Itu arahan Ketum," ucap Ruhut. Ketua Komisi III Bambang Soesatyo sebelumnya mengatakan, pihaknya akan kembali mengundang para mantan pimpinan KPK setelah masa reses mendatang. Ia merasa bahwa keterangan mereka sangat penting. Karena KPK dimasa Ruki yang meminta kepada BPK untuk mengaudit Sumber Waras. (Albar)





























