Bigung Pakai Hijab? Tonton di Sabuga Bandung

Bigung Pakai Hijab? Tonton di Sabuga Bandung
Bandung, Obsessionnews - Indonesia Hijab Fest kembali hadir di Bandung sebagai syiar Islam dan persiapan kiblat hijab dunia Tahun 2020. Demikian disampaikan Ketua penyelenggara dari Kaminari Sheena Krisnawati didampingi Marketing Communication BRI Nuraini Putri dan Public Relation Wardah Wilda Arginisa dalam jumpa pers, Rabu (27/4/2016), di Sasana Budaya Ganesa Bandung. "Penyelenggaraan kali ini merupakan tahun ke-5 dengan 6 kali event sejak tahun 2012 lalu, " ujar Sheena. Menurut Sheena, acara Hijab Fest 2016 akan menjadi media kreatifitas bagi para pelaku UKM di Indonesia yang setiap tahun jumlahnya naik sampai 100%. "Pada tahun ini 108 UKM dari berbagai daerah mengikuti event ini, baik dari Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya dan kota lainnya, " tandasnya. hijab -2 Menurutnya selain UKM, para pengusaha baru dapat saling berkontribusi untuk mempertemukan brand yang sudah mapan dan brand baru menambah nuansa baru di Hijab Fest 2016 sehingga dapat memuaskan hijabers yang hadir. Acara tersebut digelar atas kerjasama BRI Britama, Telkomsel dan Wardah mulai 28 April-1 Mei 2016. Sheena menjelaskan untuk trend tahun ini lebih ke warna krem, coklat dengan bahan dari katun. Sejumlah brand yang siap mengikuti acara tersebut diantaranya Abame, Julies look, Legan, Zaha, Zysku Xena, Deenay, Dress dan sejumlah brand lainnya. Selain itu acara diisi pula dengan talkshow bersama Inneke Koesherawati, Ria Miranda, Restu Anggraini, Mega Iskanti. Meet and Great Film Surat Cinta untuk Kartini bersama Chicoo Jerikho, bahkan penyanyi Tulus dan Kahitna dijadwalkan akan menghadiri acara tersebut. "Target pengunjung saya perkirakan mencapai 20 ribu orang, omzet perdagangan mencapai 3 milyar rupiah, " ucapnya. hijab -3 Sebelumnya, timpal Sheena pada bulan Maret lalu para pelaku bisnis hijab ini juga melakukan perjalanan ke London Inggris untuk belajar di Universitas Art of London agar hijab dapat mendunia, karena untuk dapat memenuhi persyaratan tersebut para designer harus mampu memenuhi kebutuhan 4 musim di luar negeri, sehingga bisa berjualan di 4 musim tersebut serta ukuran baju yang relatif lebih besar. "Bahkan ke sejumlah daerah di tanah air seperti Makasar hal yang sama juga dilakukan, " tambahnya. Sementara itu Nuraini dan Wilda optimis acara tersebut akan berhasil secara, menyusul pertumbuhan ekonomi di Bandung sangat bagus. "Perbedaan tahun ini lebih berwarna, ada spesial performance, menggandeng seluruh kartu diutamakan brizi bri, " ujar Nuraini Hal yang sama juga dikatakan Wilda dari Wardah, menyusul telah menjadi Agent Kualalumpur Hijab Fair, pihaknya berharap di Indonesia seperti di Kualalumpur sehingga, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan membuka lebar upaya sosialisasi fashion hijab, menyusul akan dijadikannya Indonesia sebagai Kiblat Hijab dunia pada tahun 2020 nanti. (Dudy Supriyadi)