Setu Babakan Menari Bersama 1.000 Anak

Setu Babakan Menari Bersama 1.000 Anak
Jakarta, Obsessionnews - Untuk menggairahkan kembali kesenian Betawi, maka di kampung Betawai Setu Babakan, Jakarta Selatan Sekar Nusa menggelar Setu Babakan Menari akhir pekan lalu. Menampilkan 1.000 anak yang menari dari sejumlah sanggar dan sekolah pecinta seni budaya Betawi. “Saya berharap persahabatan antara sanggar dan sekolah pecinta seni budaya Betawi, menyebarkan pengaruh positif pada anak, remaja dan semua orang terutama yang hidup di Jakarta. Sehingga meningkatkan cinta pada budaya negeri sendiri," ungkap Ketua Panitia Setu Babakan Menari Arie Arie Bekti Budi Hastuari di Setu Babakan, minggu (23/4). Baca juga:Ini Asal Usul Bir Pletok Abang None Gelar Silat Betawi FOTO 'Jawa Dari Marunda' Selain itu Acara seni budaya, silaturahmi dan persahabatan antar peserta yang didukung Lembaga Kebudayaan Betawi, UPK Setu Babakan, Sudin Budaya & Pariwisata serta Kantor Perpustakaan & Arsip , Sudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Selatan ini juga mengajak anak-anak sebagai generasi penerus untuk kembali membudayakan membaca. setu babakan - menari- Di hari pertama, hadir Abang dan None Buku (Abnonku) untuk mengenalkan dan menularkan budaya membaca pada teman-teman mereka di Jakarta. Selain pesan mewujudkan cinta budaya Nusantara, juga memberi contoh adanya kegiatan atau ajang yang patut diikuti, yang tujuannya meningkatkan kebiasaan membaca. Para remaja yang hadir diajak mengenal lebih jauh budaya Betawi seperti tanjidor, mendengarkan hikayat betawi, marawis, yang harapannya dapat menggiring perhatian dan minat akan budaya penduduk asli Jakarta tersebut. Para Abnonku juga menyajikan tarian yang dinamis sebagai cerminan jiwa anak muda. Lewat tari mereka juga mengirim sebuah pesan: membaca dan menari mempunyai daya pikat yang sama. Di hari kedua, sebanyak 1.240 siswa rentang usia 4 – 18 tahun dari 39 sekolah/sanggar : 10 sanggar, 22 sekolah dasar, 4 SMP dan 3 SMA/SMK didatangkan. Mereka, mengawali kegiatan dengan menulis harapannya terhadap pengembangan budaya Betawi di karton berpola merpati dan menempelkannya di wall of fame. setu babakan - menari - Mengambil pola merpati, sebagai simbol penyampaian pesan agar budaya Betawi dicintai semua lapisan. Anak-anak juga menorehkan warna-warni pada topeng ondel-ondel sesuka mereka sebagai properti mereka menari. Puncak acara hari Minggu ini diakhiri dengan tarian massal ondel-ondel yang mereka peragakan dan pelajari melalui tutorial via Youtube #SetuBabakanMenari sejak 1.5 bulan lalu. Menariknya para peserta tidak dipungut biaya dan saat pulang mereka mendapat goodie bag yang berisi;spidol, topeng, karton berpola merpati, minum , snack, dan buku. Buku yang diberikan merupakan donasi dari “The Asia Book Foundation”, dengan memberikan 1400 buku untuk diberikan pada anak-anak dan remaja yang terlibat. Pendukung acara : Bina Vokalia Pranadjaja, Art Nouveau (sebagai pemrakarsa topeng), The Asia Book Foundation Bersih Nyok, Waste4Change, BNN Jakarta Selatan, Warung Semesta, The Kotak, Nestle, Kalbe Farma, dan Antangin.(Giatri/@reza_indrayana