Pejabat yang Terlibat Panama Papers Mestinya Mundur!

Jakarta, Obsessionnews - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyoroti banyaknya pejabat dan pengusaha Indonesia yang terlibat dalam sekandal pajak Panama Papers. Bedanya, kata dia, meski diduga terlibat mereka tidak mengundurkan diri dari jabatannya. "Saya kira di negara-negara lain ada yang mengundurkan diri, mungkin ada benarnya karena ingin transparan," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/4/2016). Di luar negeri pejabat yang namanya disebut terlibat Panama Pappers langsung mengundurkan diri, diantaranya Perdana Menteri (PM) Islandia, David Gunnlaugsson, secara jentel akhirnya meletakkan jabatannya pada Selasa (5/4/2016) lalu. Di Indonesia pejabat yang tersandung Panama Pampres diantaranya adalah Ketua BPK Herry Azhar Aziz dan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan. Menurut Fadli, seorang yang namanya ada di dokumen Panama Papers memang belum tentu bersalah. Bisa saja kata dia, mereka hanya berniat membuka perusahaan, tanpa menyembunyikan hartanya, atau menghindar pajak. "Undang-undang tidak melarang warga Indonesia untuk membuka perusahaan di luar negeri," katanya. Politisi Gerindra ini menyatakan, bila pejabat tersebut merasa dirinya tidak terlibat dalam Panama Papres, cukup memberikan klarifikasi, dan menjelaskan dengan fakta dan data. "Kalau keberatan nama-namanya ada di Panama Papers, saya kira mudah sekali tinggal melakukan klarifikasi," jelasnya. Luhut dan Herry sebelumnya sudah mengklarifikasi kabar dirinya terlibat dalam sekandal pajak. Herry langsung mengklarifikasi dengan menemui Presiden Joko Widodo dan Dirjen Pajak. Sementara Luhut baru sebatas memberikan keterangan press kepada media. (Albar)





























