Gubernur Dorong Perbankan Kucurkan Kredit Rendah Bantu UMKM

Padang, Obsessionnews - Terhitung 1 Mei 2016, Bank Nagari mengucurkan program kredit berbunga rendah. Program yang disepakati pemegang ditujukan khusus untuk pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Sumatera Barat (Sumbar). Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, melalui rapat umum pemegang saham (RUPS) telah diputuskan, Bank Nagari melaksanakan program Kredit Peduli Ekonomi Rakyat (KPER) untuk pelaku UMKM dengan bunga hanya 7 persen. “Program ini untuk mendukung pertumbuhan dan pengembangan UMKM melalui kredit ringan. Selama ini memang kendala mereka (UMKM) memang di permodalan. Kalau untuk ketekunan dan kemampuan jangan dipertanyakan lagi," katanya usai mengikuti RUPS Bank Nagari di Padang, Senin (25/4). Menurut Irwan Prayitno, program dimaksud akan berdampak terhadap pertumbuhan UMKM di Sumbar, dengan target pelaku usaha dapat naik kelas. Selain itu juga mendorong pertumbuhan ekonomi, karena memiliki efek yang luas. "Saat ini jumlah pelaku UMKM di Sumbar mencapai 501.000. Sekitar 84 persennya merupakan usaha mikro, sedangkan usaha kecil 14 persen. Dengan kemudahan bantuan KPER, diharapkan prosentase usaha mikro berkurang karena sebagian naik kelas ke usaha kecil,” ujarnya. Sementara itu, Pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama Bank Nagari, Syafrizal mengatakan, sebelum program KPER dilaksanakan, terlebih dahulu disusun persyaratan dan indikator bagi masyarakat yang akan mengajukan kredit. Secara garis besar, batas kredit maksimal Rp 100.000.000. “Untuk syarat, pastinya harus fisibel dan bankable juga pakai agunan. Kalau tidak punya agunan bisa dijamin melalui Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida),” jelasnya. Menurut Syafrizal, KPER merupakan kesempatan Bank Nagari untuk meningkatkan jumlah nasabah, serta menyeimbangkan antara kredit produktif dan konsumtif. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)





























