Royal Tots Academy Grand Opening di Jalan Jambu Menteng

Jakarta, Obsessionnews – Bagi orang tua yang ingin memberikan edukasi yang lebih baik terhadap anak sejak dini, kini telah dibuka Royal Tots Academy (RTA) Preshool yang berlokasi di Jalan Jambu No.2, Menteng Jakarta Pusat. Sekolah berstandar internasional ini mendidik anak-anak untuk menjadi pemimpin yang cerdas, penuh hikmat dan berkarakter kuat, serta percaya diri. “Sekolah ini memakai kurikulum International Primary Curriculum (IPC), dimana para guru dapat melatih para anak menjadi percaya diri,” ucap salah satu pendiri RTA Indri Gautama disela-sela acara grand opening Royal Tots Academy Preshool, Sabtu (23/4/2016), di Jakarta. “Yang dibentuk proses thinkingnya untuk bisa menganalisa sendiri, jadi anak-anak tidak disuapi keterangan saja, karena pembentukan karakter, dan pembentukan otak itu, proses thinkingnya itu menjadi critical dan kreatif itu mesti diusia seperti ini,” tambahnya.
Sekolah ini dirancang dengan konsep yang berbeda, mulai dari konsep sekolah yang berbentuk rumah yang mempunyai tujuan untuk mendukung proses edukasi yang lebih baik, yang sesuai dengan cerminan hati dari kedua founder RTA, Indri Gautama dan Henny Santoso. “Kita ingin kurikulum dari luar, tapi tidak meninggalkan nilai-nilai Indonesia, itu yang paling penting. Jadi pembelajaran disini, kita memang memakai kurikulum IPC tetapi unitnya disesuaikan. Banyak sekali unsur-unsur nilai Indonesia yang dimasukkan, itu yang saya mau,” ungkap Henny. Sehingga nanti, lanjut Henny, kedepan, anak-anak tersebut bisa bersaing dengan bangsa lain. “Kita mendidik mereka itu untuk menjadi global citizen, open minded, tapi jangan lupakan identitas asal kita sendiri,” tambah Henny.
RTA yang dibangun sejak tahun 2010 yang pertama kali di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, kini di lokasi baru Menteng ini yang berhadapan dengan kantor lurah Gondangdia, telah memiliki jumlah murid mencapai 200 siswa yang terbagi ke dalam 12 kelas. Sementara kelas yang tersedia, yakni playgroup (usia 2-3 tahun), nursery ( usia 3-4 tahun), kindergarten 1 (usia 4-5 tahun), serta kindergarten 2 (usia 5-6 tahun). Kurikulum IPC Early Year Program telah dikembangkan di Inggris sejak tahun 2000 dan telah dipergunakan oleh 1.600 sekolah di 90 negra di seluruh dunia. Tentunya, di RTA anak-anak diajarkan memahami berbagai kebudayaan di seluruh dunia, namun mereka bangga sebagai bangsa Indonesia. (Popi Rahim)
Sekolah ini dirancang dengan konsep yang berbeda, mulai dari konsep sekolah yang berbentuk rumah yang mempunyai tujuan untuk mendukung proses edukasi yang lebih baik, yang sesuai dengan cerminan hati dari kedua founder RTA, Indri Gautama dan Henny Santoso. “Kita ingin kurikulum dari luar, tapi tidak meninggalkan nilai-nilai Indonesia, itu yang paling penting. Jadi pembelajaran disini, kita memang memakai kurikulum IPC tetapi unitnya disesuaikan. Banyak sekali unsur-unsur nilai Indonesia yang dimasukkan, itu yang saya mau,” ungkap Henny. Sehingga nanti, lanjut Henny, kedepan, anak-anak tersebut bisa bersaing dengan bangsa lain. “Kita mendidik mereka itu untuk menjadi global citizen, open minded, tapi jangan lupakan identitas asal kita sendiri,” tambah Henny.
RTA yang dibangun sejak tahun 2010 yang pertama kali di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, kini di lokasi baru Menteng ini yang berhadapan dengan kantor lurah Gondangdia, telah memiliki jumlah murid mencapai 200 siswa yang terbagi ke dalam 12 kelas. Sementara kelas yang tersedia, yakni playgroup (usia 2-3 tahun), nursery ( usia 3-4 tahun), kindergarten 1 (usia 4-5 tahun), serta kindergarten 2 (usia 5-6 tahun). Kurikulum IPC Early Year Program telah dikembangkan di Inggris sejak tahun 2000 dan telah dipergunakan oleh 1.600 sekolah di 90 negra di seluruh dunia. Tentunya, di RTA anak-anak diajarkan memahami berbagai kebudayaan di seluruh dunia, namun mereka bangga sebagai bangsa Indonesia. (Popi Rahim) 




























