Inilah Rahasia Valencia Bisa Kalahkah Barcelona!

Valencia - Sejak Neville pergi, Valencia menunjukkan tren performa yang jauh lebih baik, termasuk dengan mengalahkan Barcelona. Apa rahasianya? Valencia terus memperbaiki posisi mereka di klasemen setelah mencatat tiga kemenangan beruntun, termasuk di antaranya saat melawan Barcelona di Nou Camp. Hal ini cukup mengesankan mengingat Valencia sebelumnya sudah melakukan pergantian pelatih dengan memecat Gary Neville dan menunjuk Pako Ayestaran sebagai pengganti. Ayestaran pun mengungkapkan sejumlah rahasia yang bisa mengangkat performa Valencia dan membalikkan peruntungan mereka di akhir La Liga Spanyol musim ini. "Masalah utama dengan pemain sebelumnya adalah komunikasi. Beberapa minggu lalu, saya bersama pelatih tim nasional Spanyol yang sangat sukses. Ia berkata kepada saya dirinya tak akan pergi ke luar negeri lagi tanpa menguasai bahasa yang digunakan," kata Ayestaran, Sabtu (23/4). "Hal itu sangat penting dan saya yakin masalah dengan Gary bukannya ia tak mengetahui soal taktik dan permainan, malahan ia sangat tahu mengenai hal ini." "Ia sudah menunjukkannya di latihan, tapi untuk bisa memaksimalkan potensi pemain, Anda harus tahu membahasakannya, dan itu sangat penting. Hal itu mungkin menjadi salah satu perubahan yang sudah meningkat lebih baik pada pemain saat ini." Selain itu, tambah Ayestaran, ada juga faktor kepercayaan diri yang ikut mengambil peran kebangkitan pemain. "Semua berubah dengan cara Anda bekerja dan keyakinan dari mereka yang memimpin tim ditunjukkan kepada pemain. Saya pikiir ketika Anda berada dalam momentum buruk, kepercayaan diri dan keyakinan Anda ikut terpengaruh dalam sesi latihan, determinasi dan performa." "Segera setelah kami mengubah keyakinan dan kepercayaan diri, cara pemain melakukan pendekatan pada latiihan dan tantangan setiap harinnya, maka semuanya mulai berubah secara perlahan." "Ketika orang baru datang ke klub yang mengalami periode buruk, biasanya yang dilihat pertama adalah kondisi pemain, tapi kebanyakan bukan itu masalahnya. Biasanya masalahnya adalah minimnya keyakinan, minimnya kebersamaan, kurangnya profesionalisme, kurangnya rasa hormat atau minimnya ambisi." "Setelah Anda mengetahui masalah utama yang memengaruhi pemain datang ke latihan, maka semuanya mulai berubah. Saya berkata kepada pemain mereka memiliki tantangan harian, melakukan yang terbaik di setiap sesinya, di setiap tugas, melakukannya dengan antusiasme dan demi kepentingan tim, karena apa yang didapat tim akan didapat kembali oleh mereka. Juga, Anda harus bisa mengatasi kesulitan," tandasnya. (goal.com)





























