Sampoerna Raih Penghargaan Best CEO dan Best CFO

Jakarta, Obsessionews - Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk, Paul Janelle, meraih penghargaan Best Chief Executive Officer (CEO) pada The Global Good Governance Awards 2016, Jumat (22/4/2016) di Bali. Paul dinilai di ajang penghargaan internasional atas keberhasilannya memimpin Sampoerna, salah satu perusahaan tembakau terbesar di Indonesia. Paul dinilai sosok yang berhasil menunjukkan keunggulannya dari sisi bisnis, kualitas kepemimpinan, strategi manajemen sumber daya manusia, serta pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan. “Penghargaan ini memacu saya untuk bekerja lebih baik bagi Sampoerna dan tiga pemangku kepentingan perusahaan, yaitu perokok dewasa;karyawan dan mitra bisnis;serta masyarakat luas,” Paul dalam rilis resmi yang diterima Obsessionnews. “Hal ini tentunya tidap dapat terwujud tanpa dukungan puluhan ribu karyawan Sampoerna yang bekerja keras melakukan hal yang terbaik bagi perusahaan dan masyarakat luas,” tambahnya. Selain Paul, Direktur Keuangan Sampoerna, Michael Sandritter, juga menerima penghargaan Best Chief Financial Officer (CFO) atas upaya berkelanjutannya dalam mewujudkan transparansi keuangan dan tata kelola perusahaan yang baik. “Sebuah kebanggaan bagi saya untuk menerima penghargaan ini. Saya mendedikasikan penghargaan ini kepada seluruh pemangku kepentingan perusahaan,” kata Michael. Di bawah kepemimpinan Paul dan Michael, dan juga jajaran direktur lainnya, Sampoerna berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 10,4 triliun pada tahun 2015, naik 1,8 persen dibandingkan tahun 2014. Sampoerna juga tetap menjadi pemimpin dan menguasai 35 persen pangsa pasar rokok di Indonesia kendati adanya perlambatan ekonomi. Setelah sukses menyelesaikan pelepasan saham (secondary placement) terbesar di sepanjang sejarah di Asia Tenggara dan penawaran ekuitas terbesar di Indonesia sejak tahun 2008, Sampoerna berhasil menjadi perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar, yaitu Rp 462 triliun per 19 April 2016. Selain itu, di bawah kepemimpinan Paul dan Michael, Sampoerna terpilih menjadi salah satu perusahaan publik terbaik di Asia Tenggara kategori “Best Wealth Creator” pada 2015. Keduanya juga dinilai berhasil menciptakan lingkungan kerja yang inklusif bagi lebih dari 70.000 pekerja Sampoerna. Bahkan, Paul, mewakili manajemen, mempelopori pendirian “Sampoerna Women Community”. Ini merupakan wujud komitmen manajemen menciptakan lingkungan kerja yang merayakan keragaman. Paul dan Michael percaya bahwa perusahaan seharusnya tak semata-mata mengejar keuntungan, tetapi juga mampu membuat perubahan nyata dan positif bagi lingkungan di sekitarnya. Sampoerna, melalui payung program Sampoerna untuk Indonesia, menggalakkan empat pilar program tanggung jawab sosial perusahaan, yaitu Akses Terhadap Pendidikan, Peluang Ekonomi, Pemberdayaan Perempuan, serta Penanggulangan Bencana dan Kesiapsiagaan. Pada 2015, Sampoerna mengalokasikan dana sebesar lebih dari Rp79 miliar untuk kegiatan CSR. Sampoerna juga secara langsung mengawasi pelaksanaan kontribusi khusus yang dilakukan oleh PMI guna mendukung inisiatif lokal dengan nilai yang mencapai lebih dari Rp80 miliar. (Popi Rahim)





























