Pemerintah Terus Kembangkan Kendaraan Listrik

Jakarta, Obsessionnews - Pemerintah semakin serius mengembangkan kendaraan listrik, antara lain mengoperasikan pilot plant baterai lithium, di kawasan Puspiptek Serpong, Banten. “Dari lima teknologi kunci mobil listrik, soal baterai ini yang paling penting. Baterai selama ini impor, para peneliti harus memikirkan bagaimana membuat sendiri,“ ujar Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Gusti Muhammad Hatta seperti ditayangkan vidio.com. Menristek melanjutkan, idealnya body baterai minimalis tetapi memiliki energi yang besar. Untuk itu dibentuklah konsorsium baterai lithium. Saat ini teknologi baterai untuk mobil listrik masih mempunyai ruang yang cukup besar untuk riset dan terus berkembang menjadi lebih efisien kedepannya. Konsorsium nasional riset baterai lithium sendiri dibentuk pada 2012, di mana program kegiatan risetnya dikemas whole package dari hulu ke hilir dengan berjalan secara paralel dan sinergi. Di hulu riset pembuatan bahan kimia dilakukan dari batuan alam Indonesia seperti batuan posfat dari Bojonegoro, mangan dari Trenggalek dan Tasikmalaya, serta batuan lithium dari Banjar. Senada dengan Gusti, Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Lukman Hakim juga mengatakan salah satu fokus penelitian LIPI adalah baterai mobil listrik diantara lima teknologi kuncinya. “Peralatan hightech sangat dibutuhkan, beberapa sudah dipenuhi, bantuan Kemenristek. Model riset pengembangan yang sudah diambil inisiatifnya oleh Menristek diharapkan mendapat dukungan dari pihak-pihak lain dan bisa berkelanjutan,” ungkap Lukman. Konsorsium baterai lithium yang diinisiasi oleh Kemenristek melibatkan UI, UNLAM, ITS, pihak industri dan peneliti litbang seperti LIPI, BPPT, BATAN. (rez @reza_indrayana)





























