Polri Siapkan Pasukan Khusus Selamatkan 10 WNI yang Disandera

Jakarta, Obsessionnews - Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan tim elit untuk membantu TNI membebaskan warga Indonesia yang disandra oleh kelompok sipil bersenjata pimpinan Abu Sayyaf di Philipina. Hal itu disampaikan Badrodin, disela-sela rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, Rabu (20/4/2016). Ia mengatakan, kesiapan Polri yakni dengan membentuk tim Satgas Bareskrim yang terdiri dari dua tim. "Tim pertama ada di Nunukan Kalimantan Timur, dan Tim kedua ada di Jakarta," kata Badrodin. Mereka kata Badrodin sudah siap, melakukan operasi penyelamatan terhadap 10 WNI. Mereka akan bergerak jika sudah ada perintah. Saat ini latihan militer terus ditingkatkan. Tidak hanya itu, Kepolisian Indonesia kata Badrodin, sudah melakukan komunikasi dengan pihak Kepolisian Philipina. Hanya saja, Badrodin mengaku, pasukannya belum bisa bergerak karena terkendala konstitusi di Philipina. "Kami tidak bisa bergerak lebih jauh karena terkendala oleh konstitusi Filipina yang mensyaratkan adanya perjanjian yang harus ditandatangani dan persetujuan dari parlemen untuk melakukan tindakan dari otoritas asing di wilayah Filipina," ungkap Badrodin. Tidak hanya Polisi, TNI juga belum bisa menerjunkan pasukan khususnya untuk menyelamatkan WNI. Pasalnya, pemerintah Philipina belum mau menerima bantuan dari militer asing dalam aksi penyelamatan ini. (Albar)





























