Diprediksi 2020 Indonesia Masuk 10 Besar Pasar Penerbangan Dunia

Jakarta, Obsessionnews - Seiring perkembangan zaman, Industri penerbangan di Indonesia mampu capai target pertumbuhan ekonomi, serta multiplier effect bagi sektor lainnya. sebab sudah terlihat saat ini bagi penerbangan global sudah mengompori nilai perekonomian hingga USD 2,4 Triliun. International Air Transport Association (IATA) melaporkan, jumlah penumpang udara nasional akan mencapai 270 juta penumpang pada tahun 2034 atau naik lebih dari 300 persen dibanding pada tahun 2014 dengan jumlah sebanyak 90 juta penumpang. “Diperkirakan Indonesia akan masuk 10 besar pasar penerbangan dunia pada tahun 2020, bahkan akan menjadi lima besar dunia pada tahun 2034,” kata Menteri Perindustrian, Saleh Husin di Konferensi Aviation Maintenance Repair and Overhaul Indonesia (AMROI) ke-4 di Jakarta,Rabu (20/4/2016). Saat ini pada sektor tenaga kerja, industri penerbangan global telah menyerap tenaga kerja sebanyak 58 juta orang dengan nilai ekonomi mencapai USD 2,4 triliun. Dan diprediksikan dalam 20 tahun ke depan, industri penerbangan mampu menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak 105 juta orang dan menyumbang USD 6 triliun terhadap PDB dunia. Tak hanya itu, Menperin menuturkan industri penerbangan nasional saat ini memiliki 61 maskapai penerbangan niaga didukung oleh 750 pesawat, yang beroperasi terjadwal dan tidak terjadwal. Diperkirakan jumlah pesawat akan mencapai 1.030 pesawat pada tahun 2017. (Aprilia Rahapit)





























