850 Ton Sampah Beredar di Semarang Tiap Hari

850 Ton Sampah Beredar di Semarang Tiap Hari
Semarang, Obsessionnews - Sampai mulai menjadi masalah bagi pemerintah dan warga Kota Semarang. Pasalnya, setiap hari sampah yang masuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang mencapai 800-850 ton. Mulai dari sampah penyapuan jalan protokol, sampah rumah tangga hingga sampah yang ada di pasar. Imbasnya jelas sekali. Dalam sebulan, sampah bisa mencapai 24ribu ton dan 288ribu ton dalam satu tahun. Sementara luas area TPA Jatibarang hanya sekitar 46 hektar. "Dalam sehari ada 800-850 ton sampah masuk ke TPA Jatibarang. Dari jumlah tersebut 350 ton dibuat untuk bahan pupuk kompos yang dikelola langsung oleh pihak ke 3 (rekanan) yakni PT Narpati," kata Kabid Operasional pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Semarang, Patar Simanjuntak, Rabu (20/4/2016). Pengelolaan sampah juga dilakukan KSM (kelompok swadaya masyarakat) dan TPST(tempat pembuangan sampah terpadu) yang ada di masing-masing kelurahan. Namun, Kota Semarang baru mempunyai 19 lokasi KSM/TPST. "Konsepnya sampah langsung dikelola kelurahan melalui KSM/TPST yang ada dengan sistem tempat pengelolaan sampah 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle atau mengurangi, menggunakan dan daur ulang)," ujarnya. Menurutnya, harus ada kerjasama dari semua pihak untuk menangani persoalan sampah. Baik masyarakat dan pemerintah wajib peduli akan kebersihan lingkungan dan tentunya tidak membuang sampah sembarangan. Patar memastikan, DKP akan tetap bekerja optimal dan memberi yang terbaik bagi kebersihan Kota Semarang, meski hanya memiliki tenaga operasional dalam disetiap harinya hanya berjumlah 48 personil baik pegawai maupun tenaga honorer. "Jumlah 48 itu jelas kurang karena idealnya tenaga operasional DKP ada 80 personil setiap hari, tapi kami dibantu tenaga penyapu jalan sebanyak 460 personil yang didatangkan dari pihak ke 3 (rekanan,red) atau yang dikenal dengan pasukan kuning. Agar kinerja maskimal, kami juga rutin operasionalkan truk sampah agar keliling dari jam 5.00-22.00 Wib," tandasnya. (Yusuf IH, @HanggaraYusuf)