Pembalap BMX Indonesia Masih Berpeluang Tampil di Olimpiade 2016

Jakarta, Obsessionnews-Elga Kharisma Novanda dan Tony Syarifudin, dua pembalap sepeda kelas BMX Indonesia masih harus berjuang untuk bisa meraih tiket ke Olimpiade Rio de Jainero, Agustus 2016. Elga meraih perak pada kejuaraan BMX C1 di Hitchanaka, Jepang, pekan lalu, Tony peringkat 7. Tapi peluang tetap ada, menurut Direktur Performa Tinggi, Satlak Prima, Denny Gumulya dalam keterangan persnya hari ini. Ketahanan fisik mereka berdua tak perlu diragukan, hanya teknik yang harus diperbaiki, jelas Denny. Memang berat syarat masuk olimpiade, karena harus mencapai peringkat tiga bagi Elga serta peringkat 4 bagi Tony di Kejuaraan Dunia di Kolombia pada 29-30 Mei 2016. Dua turnamen lagi yang harus dilalui Elga dan Tony adalah BMX C1 Thailand pada 2-3 Mei, dan di Kolombia itu. Tapi Tony dinilai lebih berpeluang karena ia menempati peringkat 5 klasemen keseluruhan. Artinya jika bisa mempertahankan peringkat, maka dia sudah memenuhi kuota untuk lolos ke olimpiade. Padahal Elga menempati peringkat 13 dunia, dan Tony 58. Namun di Olimpiade, putra ada 31 slot, putri 16. Ini juga salah satu faktor Tony lebih besar peluangnya. Denny menyarankan, sisa waktu yang ada dimanfaatkan untuk berlatih di Belanda, menghadapi pebalap BMX Belanda yang lebih pengalaman di tingkat dunia. @baronpskd





























