Harga Minyak Mentah Anjlok, Pasar Reguler Capai Rp4,4 Triliun

Jakarta, Obsessionnews – Akhirnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin melanjutkan tren bullish, padahal saat ini pasar saham di kawasan Asia masih diselimuti sentiment negatif atas respon kejatuhan harga minyak mentah. Menurut pengamat pasar modal dari First Asia Capital, David Setyanto kelanjutan IHSG kemarin lantaran disebabkan aksi beli pemodal yang memfokuskan pada saham perbankan, infrastruktur, konsumsi, dan property. “Aksi beli pemodal tersebut berhasil mengangkat IHSG 41,966 poin (0,87 persen) di 4865,534. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih Rp329,7 miliar di tengah perdagangan di Pasar Reguler yang mencapai Rp4,4 triliun,”Jelasnya kepada Obsessionnews.com, Selasa (19/4/2016). Lanjut David, Penguatan IHSG kemarin bersifat anomali dengan pergerakan di pasar saham Asia yang umumnya terkoreksi menyusul anjloknya harga minyak mentah hingga 6 persen di USD37,99 per barel pada awal perdagangan di Pasar Asia kemarin. Kejatuhan harga minyak mentah ini merupakan reaksi atas tidak tercapainya kesepakatan pembatasan produksi pada pertemuan produsen minyak dunia pada pekan lalu di Doha Qatar. Sementara itu, The MSCI Emerging Market Index pada perdagangan sore kemarin koreksi 0,3 persen di 844,18. (Aprilia Rahapit)





























