Lin Dan Mengaku Terlambat Temukan Momentum

Lin Dan Mengaku Terlambat Temukan Momentum
Singapura, Obsessionnews- Tunggal putra bulutangkis Tiongkok, Lin Dan, mengakui ia sedang tidak dalam performa terbaik. Di semifinal Singapore Super Series 2016, Lin Dan kalah oleh tunggal putra senior Indonesia, Sony Dwi Kuncoro, dengan skor ketat, 10-21, 21-17 dan 20-22. Ia mengaku kalah di set pertama terlalu cepat, sehingga ia sulit kembali lagi mendapatkan momentum. Di set kedua dan tiga ia lebih baik dan memaksa Sony sampai harus deuce, tapi sudah terlambat. Sony, 31,menunjukkan kegembiraannya Ia mengatakan ini pertandingan hebat. Ia menang mudah dibabak pertama, selanjutnya pertandingan berjalan ketat. Sony mengatakan ia hanya harus konsentrasi mengalahkan lawannya. "Ini adalah kembalinya saya (ke bulutangkis). Banyak waktu berlalu" Sony dihantam cedera pergelangan tangan, punggung dan pinggang selama beberapa tahun. Kedua pebulutangkis ini adalah juara dimasanya. Sony meraih perunggu olimpiade Athena, Yunani pada 2004, dan dua gelar kejuaraan dunia bulutangkis pada 2007 dan 2009. Sementara Lin Dan (32) adalah juara di dua olimpiade, Beijing 2008 dan London 2012. Ia juga meraih lima gelar juara dunia bulutangkis. (straittimes) @baronpskd