Kwarnas Ancam Penyebar Konten Video Porno Salam Pramuka ke Polisi

Jakarta, Obsessionnews - Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka mengancam akan melaporkan penyebar video mesum dengan kata kunci "salam pramuka" ke Polisi. Langkah ini diambil sebagai bentuk keseriusan Kwarnas dalam menghapus konten video porno anak-anak sekolah. Andalan Nasional Kwarnas Bidang Komunikasi dan Informasi Hariqo Wibawa Satria mengatakan, konten video porno dan kekerasan terkait pelajar banyak sekali di Youtube. Ada yang berseragam SLTA, seragam SLTP, seragam SD. Yang berseragam pramuka hanya sedikit. Namun, kata dia, ada satu video yang diupload berulang-ulang ke banyak akun youtube. Kemudian diberikan judul dengan kata kunci “Salam Pramuka” kemudian muncul juga “Salam OSIS.” Sehingga ketika diketik di Google “Salam Pramuka” dan “Salam OSIS” yang keluar adalah video tersebut di halaman pertama Google. "Jadi tidak menutup kemungkinan kami akan melaporkan kepada pihak berwajib, karena ini sudah meresahkan," kata Riqo, Jumat (15/4/2016) Misalnya Riqo menyebut akun atas nama Ilfan Arif (@Ilfanarif) ia ikut menyebarluaskan video porno anak sekolah dengan kata kunci "salam pramuka" belum diketahui, apa motif akun @Ilfanarif menyebarluaskan konten tersebut. Sembari mempertimbangkan untuk melaporkan Polisi, Kwarnas sudah bergerak cepat agar konten porno tersebut segera dihapus. Kamis, 14 April 2016, dari Jam 09.00 – 12.00 WIB, pihak Kwarnas Gerakan Pramuka sudah bertemu dengan Direktorat E-Business, Kemkominfo RI. Noor Iza, Kepala Subdirektorat Teknologi dan Kemitraan e-Business Kementerian Komunikasi dan Informasi mengatakan, pihaknya siap membantu Kwarnas untuk menghapus konten porno "salam pramuka" salah satunya melakukan koordinasi dengan Goggle Indonesia. "Sampai hari ini, kami terus meminta google untuk menghapus konten-konten pornografi yang dimaksud. Kami akan terus meminta Google agar lebih cepat dalam bertindak," jelasnya. Kerjasama antara Kemkominfo dengan Kwarnas terus ditingkatkan. Rencananya dalam waktu dekat ini, Ketua Kwarnas, Adhyaksa Dault juga akan bertemu dengan Menkoinfo Kak Rudiantara untuk membicarakan persoalan tersebut. "Termasuk juga membicarakan persiapan Jambore Nasional 2016, dan Kerjasama untuk menyelamatkan anak-anak Indonesia dari konten negatif," tandasnya. (Albar)





























