Ombudsman: UN Berintegritas Cidera

Ombudsman: UN Berintegritas Cidera
Padang, Obsessionnews - Ujian Nasional (UN) yang diharapkan berintegritas, masih sulit untuk diwujudkan. Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) masih menemukan unsur ketidakjujuran dalam pelaksanaan UN. Ketidakjujuran dalam pelaksanaan UN di Sumbar saat berlangsung UN tingkat SMA sederajat tanggal 4-6 April 2016 lalu. Ombudsman menemukan diduga kunci jawaban soal UN di 11 sekolah SMA, SMK dan MAN di Kota Padang. "Sama kita ada dokumennya, baik berupa kertas maupun foto-fotonya," kata Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, Yunafri kepada wartawan di Kantor Ombdsman di Padang, Kamis (14/4). Atas temuan itu, Ombudsman RI Perwakilan Sumbar meragukan UN berintegritas, karena sudah diciderai dengan beredarnya dugaan kunci jawaban soal UN. Kunci jawaban soal yang ditemukan sebanyak 42 macam. Dokumen itu ditemukan di lingkungan sekolah, warung dan diluar sekolah. Kunci soal ada yang ditemukan lewat smartphone, ditulis secarik kertas dan di fotocopi. Sementara itu Asisten Ombudsman Perwakilan Sumbar Adel Wahidi menambahkan, selain sudah menciderai pelaksanaan UN berintegritas, pemerintah diharapkan untuk secara serius menyikapi temuan itu, sekaligus mengevaluasi secara menyeluruh. "Pemerintah provinsi, kabupaten/kota dalam hal ini dinas pendidikan harus melibatkan stakholkder terkait untuk mengevaluasi pelaksanaan UN jenjang SMA sederajat, sehingga tidak terulang kembali pada pelaksanaan UN tingkat SMP sederajat," ujarnya. Adel juga berharap panitia UN 2016 Sumbar memberikan laporan secara jujur kepada kementerian, terkiat pelaksanann UN di Sumbar, sebagai bahan untuk evaluasi secara menyeluruh. (Musthafa Ritonga, @alisakinah73)