Namanya Disebut Dalam Panama Papers, Ketua BPK Lapor Jokowi

Jakarta, Obsessionnews - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Azis melaporkan kepada Presiden Jokowi soal namanya yang turut tercantum dalam dokumen Panama Papers. Harry menegaskan meski namanya ada dalam dokumen itu tidak lantas mengakibatkan adanya kerugian negara. "Saya sudah lapor kepada Presiden, dan saya nyatakan tidak ada kerugian negara," ujar Harry usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (14/4/2016). Harry menyatakan siap menerima segala konsekuensi jika Presiden Jokowi pada akhirnya akan memberikan keputusan terhadap dirinya. Tidak lama setelah dokumen ini bocor, Harry mengaku sudah melaporkan hal tersebut kepada Dirjen Pajak, Kemenkeu. "Terserah Presiden. Kata Presiden, kalau tidak ada kerugian negara ya tidak apa-apa," pungkas dia. [caption id="attachment_116797" align="alignleft" width="314"]
Presiden Jokowi menerima pimpinan BPK di Istana Kepresidenan.[/caption] Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Presiden Jokowi sedang mempelajari dokumen Panama Papers yang menyebutkan nama Harry. Sehingga, kata dia, Presiden belum memimiliki kesimpulan apapun terhadap hal itu. "Tadi dilaporan dan didengarkan oleh Presiden. Jadi kita belum ngapain-ngapain," ucap Pramono. Pramono enggan menyampaikan apa isi materi laporan Harry kepada Presiden Jokowi. Akan tetapi, menurut dia, dengan laporan langsung dari Harry itu membuat Presiden Jokowi banyak mendapatkan informasi. "Baru tadi secara resmi Ketua BPK menyampaikan kepada presiden dan mengenai materi tentu kami tidak sampaikan," pungkas dia. (Has)
Presiden Jokowi menerima pimpinan BPK di Istana Kepresidenan.[/caption] Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Presiden Jokowi sedang mempelajari dokumen Panama Papers yang menyebutkan nama Harry. Sehingga, kata dia, Presiden belum memimiliki kesimpulan apapun terhadap hal itu. "Tadi dilaporan dan didengarkan oleh Presiden. Jadi kita belum ngapain-ngapain," ucap Pramono. Pramono enggan menyampaikan apa isi materi laporan Harry kepada Presiden Jokowi. Akan tetapi, menurut dia, dengan laporan langsung dari Harry itu membuat Presiden Jokowi banyak mendapatkan informasi. "Baru tadi secara resmi Ketua BPK menyampaikan kepada presiden dan mengenai materi tentu kami tidak sampaikan," pungkas dia. (Has)




























