'Wanita Emas' Telah Daftar di PDI-P, Demokrat dan PKB

'Wanita Emas' Telah Daftar di PDI-P, Demokrat dan PKB
Jakarta, Obsessionnews - Sepertinya Hasnaeni Moein lagi menyasar partai-partai menengah atas, dimana setelah mendaftar di PDI Perjuangan (PDI-P) dan Demokrat pada Jumat (8/4) lalu, hari ini Senin (11/4/2016), Hasnaeni mendaftar di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). "Iya saya sudah mendaftar ketiga partai itu, kalau cuman Demokrat yang mengusung tidak cukup karena kursinya hanya 10, itu tidak cukup. Kalau digabung dengan PDI Perjuangan baru bisa cukup," ungkapnya kepada obsessionnews.com. Hasnaeni juga mengaku, saat ini lagi membangun komunikasi politik terhadap partai maupun para kandidat. Setelah mendaftr di PKB, Husnaeni berencana akan mendaftar juga di PPP. "Kalau dengan PPP kita masih melakukan komunikasi politik, kita tunggu aja. Terkait dengan figur lain kami masih membangun komunikasi politik," tuturnya. Ia pun mengaku belum ada agenda jelas untuk mendaftar di Gerindra, begitupula untuk Golkar. "Untuk mendaftar ke Gerindra kayaknya belum jelas, nanti kalau detik-detik terakhir. Kalau untuk sekarang belum jelas, kan ada masalah internal. Kalau Golkar kan masih bermasalah, kita tunggu aja," ujarnya. Diketahui, jumlah kursi DPRD DKI Jakarta sebanyak 106 kursi, masing-masing 28 kursi PDI-P, 10 kursi Demokrat, 10 kursi PPP, 15 kursi Gerindra, 9 kursi Golkar, 5 kursi Nasdem dan 10 kursi Hanura. Selanjutnya, PKB 6 kursi, PAN 2 kursi, dan PKS 11 kursi. Sedangkan untuk mengusung bakal calon gubenur DKI Jakarta dibutuhkan pasangan calon memperoleh dukungan 22 kursi. Husnaeni berharap dan optimis diusung oleh partai pada saat pencalonan Gubernur DKI Jakarta 2017. Menurutnya peran partai dalam membangun pemerintahan demokrasi sangat penting. Moto Hasnaeni membangun menuju Jakarta Emas 2020.  EMAS : Enak ditinggali : bersih, tidak polusi, tidak kebanjiran dan enak di lihat. Mudah kemana-mana : tidak macet, transportasi nyaman, aman dan murah. Aman : kriminalitas rendah, bebas terorisme dan narkoba. Sejahtera : memiliki pekerjaan, layanan kesehatan, pendidikan dan jaminan hari tua. (Asma)