Jalan Pantura Kaligawe Kembali Tertutup Banjir

Jalan Pantura Kaligawe Kembali Tertutup Banjir
Semarang, Obsessionnews – Imbas hujan yang terjadi pada Minggu (10/4/2016) malam membuat jalan Pantai Utara Jawa (Pantura) yang menghubungkan Kota Semarang dengan Kabupaten Demak terendam banjir. Sejumlah pengemudi terlihat melambatkan laju kendaraan di sepanjang jalan utama ini, Senin (11/4/2016). Beberapa kendaraan bahkan mogok akibat mesin kendaraan kemasukan air. Mayoritas kendaraan mogok dialami pengemudi sepeda motor. Mereka kesulitan saat akan mencoba menerobos banjir. Alhasil, kendaraan mereka pun mogok dan terpaksa dituntun hingga ke tempat kering. Salah seorang pengendara, Wahyu Laeli mengaku terganggu dengan adanya banjir. Wanita berkerudung ini rencananya akan menuju daerah Dr Ciptor setelah sebelumnya berkendara dari Demak. “Jelas keganggu lah mas. Ini mesin motor saya mati og mas. Ndak bisa dihidupkan,” ujar dia kepada obsessionnews.com. Alih-alih bisa melewati banjir, dia malah harus mendorong sepeda motor miliknya dari derasnya aliran air. “Terpaksa (menerjang banjir) mas. Saya keburu-buru juga. Eh, malah mogok motornya,” tuturnya kesal. Warga pun tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Beberapa warga membuka jasa mendorong kendaraan dan menjadi ‘pak ogah’ di sejumlah perempatan jalan. Sementara sebagian warga lain yang berprofesi sebagai pedagang di pinggiran jalan Kaligawe mengeluh banjir yang tidak kunjung surut. Dominicus salah satunya. Pedagang kelontong ini merasa banjir membuat omzet dagangan turun drastis ketimbang hari-hari sebelumnya. “Ya dagangan saya jadi gak laku. Banjir sudah dari semalam juga sih mas,” kata dia. Selain Dominicus, puluhan pedagang lain juga merasakan hal yang sama. Banjir di wilayah Kaligawe patut diduga akibat tersumbatnya gorong-gorong dan pendangkalan sistem sungai. Kebiasaan warga yang sering membuang sampah sembarang, ikut memperparah kondisi tersebut. (Yusuf IH)