Agustus, Kereta Api Beroperasi Jalur Padang - BIM

Padang, Obsessionnews - Kereta api dari Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) akan beroperasi Agustus 2016. Kecepatan kereta api ini mencapai 80 kilometer per jam dengan jarak tempuh sepanjang 23 kilometer. Kepala PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II Sumbar, Sulthon mengatakan, kereta api cepat dioperasikan menuju BIM supaya memiliki nilai komersial. Apabila kereta api yang dijalankan dengan kecepatan dibawah 80 kilometer per jam, akan kalah bersaing dengan moda transportasi angkutan darat seperti bus angkutan dantaksi. "Kalau kecepatannya minimal dibawah 80 kilometer per jam, kami sebagai operator akan rugi. Jadi minimal harus mampu bersaing dengan perusahaan transportasi yang lain seperti taksi dan angkutan umum yang lain," kata Sulthon saat rapat pembahasan pengembangan pembangunan Kereta Api dari Padang Panjang ke Bukittinggi, Bukittinggi ke Payakumbuh, Payakumbuh ke Sawalunto dan Sawalunto ke Sijunjung, di Padang, Senin (11/4).
Sulthon mengatakan, kecepatan keretai api dimaksud, dari Padang menuju BIM sejauh 23 kilometer akan dapat ditemuh sekitar 20 menit. Namun demikian, jalur yang dilintasi kereta api cepat harus aman dan memenuhi syarat. Rel kereta apai yang dilintasi Kereta Api Sibinuang dari Padang menuju Pariaman tidak memadai untuk perlintasan kereta api cepat. "Kalau melihat sekarang saya tidak yakin bisa mengoperasikan kecepatan 80 kilometer per jam," ujarnya. Rapat membahas pengembangan pembangunan Kereta Api dari Padang Panjang ke Bukittinggi, Bukittinggi ke Payakumbuh, Payakumbuh ke Sawalunto dan Sawalunto ke Sijunjung yang berlangsung di salah satu hotel di jalan S Parman Kota Padang itu dipimpin Gubenur Sumbar Irwan Prayitno. Rapat percepatan pembangunan Kereta Api di Sumbar itu dihadiri bupati/walikota yang ada di Sumbar, PT KAI dan Balai Teknis Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Barat. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)
Sulthon mengatakan, kecepatan keretai api dimaksud, dari Padang menuju BIM sejauh 23 kilometer akan dapat ditemuh sekitar 20 menit. Namun demikian, jalur yang dilintasi kereta api cepat harus aman dan memenuhi syarat. Rel kereta apai yang dilintasi Kereta Api Sibinuang dari Padang menuju Pariaman tidak memadai untuk perlintasan kereta api cepat. "Kalau melihat sekarang saya tidak yakin bisa mengoperasikan kecepatan 80 kilometer per jam," ujarnya. Rapat membahas pengembangan pembangunan Kereta Api dari Padang Panjang ke Bukittinggi, Bukittinggi ke Payakumbuh, Payakumbuh ke Sawalunto dan Sawalunto ke Sijunjung yang berlangsung di salah satu hotel di jalan S Parman Kota Padang itu dipimpin Gubenur Sumbar Irwan Prayitno. Rapat percepatan pembangunan Kereta Api di Sumbar itu dihadiri bupati/walikota yang ada di Sumbar, PT KAI dan Balai Teknis Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Barat. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73) 




























