Sawah Terdampak Angin Deras Jadi Rata dengan Tanah

Bandung, Obsessionnews - Warga Komplek Bumi Panyileukan Cibiru Bandung yang kemarin terkena banjir, hari ini Minggu (10/4/2016) mulai membersihkan rumahnya. Hujan deras disertai angin kencang dan petir melanda kawasan Bandung Timur kemarin yang tidak saja mengakibatkan banjir di blok E, F, H, I, J, K, L, M dan O dengan ketunggian 30-50 cm namun juga mengakibatkan pohon tumbang dan padi yang sedianya akan dipanen menjadi rata dengan tanah. "Saya mau jalan-jalan sama anak saya, namun melihat bekas hujan deras kemarin, sejumlah sawah ternyata padinya sejajar dengan tanah, sehingga saya iba melihatnya, " ujar Kristina saat melihat-lihat sawah di Panyileukan.
Selain itu, hujan yang disertai angin kencang dan petir mengakibatkan dahan dan ranting pohon berjatuhan, sehingga membuat jalan dan halaman rumah berserakan dedaunan. Warga juga hari ini tengah bersih-bersih rumahnya, bahkan sebagian warga ada yang meninggikan bagian depan rumahnya agar tidak kebanjiran saat hujan datang, namun yang perlu segera dibenahi menurut warga adalah saluran air sangat tidak memadai. "Untuk membebaskan komplek ini dari banjir sebaiknya seluruhnya menggunakan saluran air yang besar dan tinggi sehingga dapat mengalirkan air dri sungai Citarik, Cipariuk dan Cisalatri ke sungai Cinambo yang saat ini cukup besar utuk menampung air, " pungkas Kristina. (Dudy Supriyadi)
Selain itu, hujan yang disertai angin kencang dan petir mengakibatkan dahan dan ranting pohon berjatuhan, sehingga membuat jalan dan halaman rumah berserakan dedaunan. Warga juga hari ini tengah bersih-bersih rumahnya, bahkan sebagian warga ada yang meninggikan bagian depan rumahnya agar tidak kebanjiran saat hujan datang, namun yang perlu segera dibenahi menurut warga adalah saluran air sangat tidak memadai. "Untuk membebaskan komplek ini dari banjir sebaiknya seluruhnya menggunakan saluran air yang besar dan tinggi sehingga dapat mengalirkan air dri sungai Citarik, Cipariuk dan Cisalatri ke sungai Cinambo yang saat ini cukup besar utuk menampung air, " pungkas Kristina. (Dudy Supriyadi) 




























