Rp 163 Miliar Untuk 1.000 Lapangan Olahraga

Jakarta, Obsessionnews- Kemenpora siap membangun 1.000 lapangan olahraga di tanah air. Sudah disiapkan dana Rp 163 miliar untuk keperluan itu. Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot Dewabroto, mengatakan, program ini sudah dimulai sejak tahun kemarin, dan tahun ini tetap dilanjutkan. Gatot kemarin Kamis (7/4/2016) pada wartawan mengatakan, pembangunan itu meliputi lapangan di desa, misalnya bulutangkis, voli, panjat dinding, futsal dan lapangan bola. Atau bisa juga untuk rehabilitasi lapangan yang telah ada. Lapangan bulutangkis dianggarkan Rp 100 juta per lapangan, target mencapai 100 paket, lapangan voli Rp 100 juta per paket, target 100 paket. Lapangan futsal Rp 170 juta per paket, target 200 paket. Sisanya untuk panjat dinding. Syarat bantuannya, tanah harus milik desa, bukan perorangan, agar tidak jadi sengketa di kemudian hari. Kedua, desa harus mengajukan persyaratan administratif ke Kemenpora. Syarat administratif ini harus ditembuskan pada SKPD olahraga Provinsi, dan kabupaten/kota. (KONI setempat). SKPD itu harus sanggup menyediakan tenaga teknis yang mampu melakukan pekerjaan umum. Syarat khusus adalah jangan mengalihfungsikan aset tersebut atau menjualnya. Dan desa membuka rekening Bank Rakyat Indonesia. Jika memang ada sisa dana, harus dikembalikan ke Kemenpora. Biasanya nanti ada beda harga bahan bangunan di beberapa daerah. Untuk itu Kemenpora akan menerapkan subsidi silang, antara daerah yang lebih murah dan lebih mahal bahan bangunannya. Kemenpora mengutamakan daerah terpencil dan pelosok. Pengelolaan lapangannya diatur sendiri oleh desa. @baronpskd





























