Mendikbud Ungkap Siswa Pakai Kunci Jawaban Bodong Saat UN

Jakarta, Obsessionnews - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengungkapkan, meski sudah berkali-kali mengingatkan kepada siswa peserta Ujian Nasional (UN) untuk tidak percaya pada kunci jawaban yang beredar, namun pada umumnya imbauan itu tak dituruti. Alhasil, peserta tetap menggunakan kunci jawaban bodong. "Jadi, kalau yang itu percaya diri mah lebih enak dan hari ini kita ukurnya integritas. Jadi kalau yang ini sudah nilainya jelek, integriasnya jelek," ujar Mendikbud Anies di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (7/4/2016). Anies mengatakan momentum Ujian Nasional selalu dimanfaatkan orang yang tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntung sesaat dengan menjual kunci jawaban kepada siswa. Nah, inilah yang menurut dia perlu diwaspadai oleh siswa maupun para orang tua, agar mereka tidak menjadi korban penipuan. "Selalu ada orang orang yang motif jualan memanfaatkan. Bukan sekedar jujur tapi percaya diri. Jangan percaya kepada siapa tak jelas yang membuatnya," tegas Anies. Meski demikian, dia menilai pelaksanaan UN tahun ini secara umum berjalan lancar. Tingkat kegagalan hanya 0,003 persen dari total peserta 921 ribu peserta. Alasan kegagalan sebagian besar hanya dipengaruhi oleh faktor teknis, seperti masalah mati listrik dan server yang terganggu. "Tapi tak ada satupun anak yang dirugikan," terang Anies. (Has)





























