Marwan Jafar: Jokowi Tidak Protes Tapi Yang Lain 'Gosok-gosok'

Jakarta, Obsessionnews - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar menegaska bahwa pengelolaan dana desa sudah sesuai arahan Presiden. Sehingga ia merasa heran mengapa orang protes tentang program tersebut. "Siapa yang bilang lambat. wong penyerapan dana desa itu Rp 20 triliun itu terserap 97,3 persen," ujar Marwan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (7/4/2016). Dia mengaku selama ini Presiden Jokowi tidak pernah protes ke dirinya tentang pengelolaan dana desa. Sebab kata Marwan, sesuai arahan Presiden, dana itu sudah diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur. Seperti jalan desa, irigasi desa, jembatan dan lain-lain. "Wo yang mengadu dimobilisasi kok, gimana," ungkap Marwan. Prioritas kedua yaitu membangun sarana dan prasarana desa. Misalnya Posyandu, PAUD, poliklinik desa. Ketiga, yakni peningkatan kapasitas ekonomi desa. Misalnya membangun badan usaha milik desa, koperasi desa, pertanian, peternakan dan perkebunan. "Kalau infrastrukturnya sudah baik baru yang tadi itu. Kalau belum baik, fokusnya ya infrastruktur," tegasnya. Protes masyarakat mewarnai penyaluran dana desa di sejumlah daerah. Protes ini terkait dengan rekrutmen tenaga pendamping yang dianggap tidak kompeten. Serta penyaluran yang tidak merata. (Has)





























