Perlambatan Ekonomi, Bursa Global Kembali Hindari Aset Beresiko

Perlambatan Ekonomi, Bursa Global Kembali Hindari Aset Beresiko
Jakarta, Obsessionnews - Permintaan produksi industri Jerman yang menurun menyebabkan perlambatan ekonomi sehingga pasar kembali menghindari aset beresiko. Kepala Riset First Asia Capital, David Setyanto mengatakan, pasar kembali menghindari aset beresiko atas meningkatnya perhatian pada perlambatan ekonomi global pasca data permintaan produksi industri Jerman pada bulan Maret turun 1,2 persen atas prediksi naik 0,5 persen. kondisi tersebut berimbas pada Bursa global tadi malam yang mengalami tekanan di pasar emerging market. Indeks saham Eurostoxx di kawasan Euro koreksi 2,43 persen di 2890,35. “Di Wall Street indeks DJIA dan S&P masing-masing koreksi 0,75 persen dan 1 persen tutup di 17603,32 dan 2045,17,”ujar Kepala Riset First Asia Capital, David Setyanto, Rabu (6/4/2016) Selain itu, harga minyak mentah tadi malam menguat 0,41 persen di USD36,56 per barel dengan harga sejumlah komoditas logam kembali bergerak volatile turut menekan pasar saham. (Aprilia Rahapit, @aprilia_rahapit)