Pejabat Bali Belajar Menata Kota di Bandung

Bandung, Obsessionnews - Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial menerima kunjungan kerja Bupati Jembrana (Bali) I Putu Artha beserta jajarannya di Ruang Tengah Balai Kota Bandung, Jl. Wastukancana No.2, Rabu (06/04/2016) Kunjungan studi komparasi Kabupaten Jembrana tersebut untuk melihat keberhasilan Pemerintah Kota Bandung dalam pola pemerintahan, inovasi dan pemberdayaan. Menurut I Putu Kota Bandung sangat luar biasa, sebagai Kota pariwisata salah satu dari sembilan kabupaten kota yang ada di Provinsi Bali sangat mengagumi. "Kami berada di ujung barat pulau Bali, walaupun kami bukan fokus pariwisata namun kami penyuplai kebutuhan, kami ingin mempelajari hal-hal yang lebih dari Kota Bandung," katanya.
Sementara itu Wakil Walikota Bandung berharap dari studi komparasi ini tidak hanya sepihak namun ada yang kami dapat juga dari Kabupaten Jembrana, saya yakin ada yang tidak kita punyai. Oded menyampaikan dalam pertemuan tersebut keberhasilan - keberhasilan yang telah dicapai, diantaranya raihan Adipura, Inovasi-inovasi Kota Bandung dan pelaksanaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang terbaik di Indonesia. "Bandung dibangun dengan tiga pilar Kolaboratif, Inovatif dan desentralisasi sebagai dasar pembangunan saat ini, setiap SKPD diharuskan membuat langkah-langkah Inovatif, kolaborasi untuk setiap penyelesaian permasalahan dan distribusi pelimpahan wewenang kepada Camat dikewilayahanan sehingga bisa langsung mengambil keputusan," papar Oded. (Dudy Supriyadi) 
Sementara itu Wakil Walikota Bandung berharap dari studi komparasi ini tidak hanya sepihak namun ada yang kami dapat juga dari Kabupaten Jembrana, saya yakin ada yang tidak kita punyai. Oded menyampaikan dalam pertemuan tersebut keberhasilan - keberhasilan yang telah dicapai, diantaranya raihan Adipura, Inovasi-inovasi Kota Bandung dan pelaksanaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang terbaik di Indonesia. "Bandung dibangun dengan tiga pilar Kolaboratif, Inovatif dan desentralisasi sebagai dasar pembangunan saat ini, setiap SKPD diharuskan membuat langkah-langkah Inovatif, kolaborasi untuk setiap penyelesaian permasalahan dan distribusi pelimpahan wewenang kepada Camat dikewilayahanan sehingga bisa langsung mengambil keputusan," papar Oded. (Dudy Supriyadi) 





























