Wagub Djarot: Berantas Korupsi Harus Dari Atas Dong!

Jakarta, Obsessionnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menyampaikan, jika ingin memberantas korupsi harus sampai ke akar-akarnya, jangan tanggung-tanggung. Ini juga terkait soal Presiden Joko Widodo yang selalu menggemakan revolusi mental. “Iya dong. Kalau kita ingin bersih-bersih, kalau ingin revolusi mental,” ujar Djarot, seusai penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemprov DKI Jakarta dan PT Johnson & Johnson di kantor gubernur DKI, Senin (4/4/2016). Lebih lanjut, kata orang nomor dua DKI Jakarta menyebutkan, kalau ingin memberantas korupsi, harus dari atas dong? Pasalnya, segala sesuatu kalau tidak diusut dari atas, tidak akan pernah menyelesaikan suatu masalah. “Karena kita nggak bisa menegakkan benang basah itu dari bawah. Menegakkan benang basah itu, harus dari atas,” tambahnya. Baru-baru ini dikejutkan atas penangkapan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra Mohamad Sanusi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). M. Sanusi, bersama Presiden Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Tbk Ariesman Widjaja dan Personal Assistant PT APL Trinanda Prihantoro saat ini telah ditetapkan tersangka oleh KPK. Diketahui, melalui perantara Trinanda, Ariesman diduga memberikan menyuap kepada Sanusi. Uang senilai Rp 2 miliar digelontorkan Ariesman kepada Sanusi untuk menggolkan pembahasan Raperda soal Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Provinsi Jakarta 2015-2035, dan Raperda tentang Rencana Kawasan Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Jakarta Utara. PT Agung Podomoro Land (APL) yang mencoba mempengaruhi pemerintah untuk menunjuknya sebagai vendor proyek reklamasi teluk Jakarta pada 2015-2035. Komisi D yang menangani bidang pembangunan, melalui Sanusi, mencoba mengakomodasi keinginan PT APL. (Popi Rahim)





























