UNBK Digelar, Sekolah di Kendal Keberatan Biaya

Semarang, Obsessionnews – Sebanyak 15 sekolah di Kabupaten Kendal melakukan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Namun, bagi sekolah di wilayah kabupaten kecil seperti Kendal, berbagai biaya tambahan timbul saat menyelenggarakan UNBK. Seperti terlihat di SMK NU 01 Al Hidayah Kendal. Pihak sekolah terpaksa menyiapkan sebuah genset besar sekaligus penjaga guna mengantisipasi listrik mati. Tak berhenti disitu saja, sekolah juga turut menanggung biaya lebih untuk penyediaan internet yang lebih besar dan stabil Kepala Sekolah SMK NU 01 Al Hidayah, Ishudin menjelaskan penggunaan genset ini memang disiapkan agar saat ujian berlangsung tidak terhambat manakala listrik dari PLN mati total. “Kami memang sengaja menyiapkan. Misalnya mati (listrik) langsung nanti nyambung,” terang dia, Senin (4/4/2016). Seluruh penyediaan tersebut dilakukan secara mandiri oleh sekolah. Jaringan internet yang digunakan kini mencapai kecepatan 15 MegaByte. Namun, cepatnya internet mesti ditebus dengan harga yang lumayan menguras kantor. “Pemasangan jaringan internet sekolah itu mengeluarkan biaya Rp 7 juta per bulan. Kami sengaja memasang ini karena pihak jasa pelayanan internet menjamin jaringannya stabil dan tidak terkendala meski listrik utama padam,” terangnya Pelaksanaan UNBK di sekolah ini menggunakan 3 ruangan dan terbagi menjadi 3 sesi. Selain melaksanakan UNBK, SMK NU 01 Al Hidayah juga tetap melaksanakan ujian manual. (Yusuf IH)





























